Sitinjak, Sanita (2024) PENGARUH KECEMASAN BERKOMUNIKASI DI MEDIA SOSIAL DAN KONSEP DIRI TERHADAP INTENSITAS PENGGUNAAN SECOND ACCOUNT INSTAGRAM. Undergraduate thesis, FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS DIPONEGORO.
|
Text
COVER.pdf - Submitted Version Download (986kB) |
|
|
Text
Bab I.pdf - Submitted Version Download (289kB) |
|
|
Text
Bab II.pdf - Submitted Version Download (21kB) |
|
|
Text
Bab III.pdf - Submitted Version Download (1MB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf - Submitted Version Download (201kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf - Submitted Version Download (9kB) |
|
|
Text
Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version Download (79kB) |
|
|
Text
Lampiran.pdf - Submitted Version Download (441kB) |
Abstract
Munculnya fitur multiple account yang mengizinkan pengguna memiliki
lebih dari satu akun sekaligus, memberikan perbedaan pada akunnya. First account
berisi visualisasi diri yang sempura dan second account memperlihatkan wujud diri
asli. Ajang pertunjukan representasi diri dalam first account Instagram ini
melahirkan ketidaknyamanan bagi para pengguna, pengalaman tidak memuaskan
di first account mendorong pengguna menggunakan second account untuk
mengurangi kecemasan terkait representasi diri dan bisa tampil apa adanya.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah pengaruh kecemasan
berkomunikasi di media sosial dan konsep diri terhadap intensitas penggunaan
second account Instagram. Teori yang digunakan dalam penelitian ini
communication apprehension theory dan self-concept theory. Penelitian ini
menggunakan teknik non-probability sampling dan mengambil sampel sebanyak
100 responden. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan analisis
regresi linier berganda dengan menggunakan software SPSS.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa hipotesis pertama terbukti yaitu
terdapat pengaruh antara variabel kecemasan berkomunikasi di media sosial
terhadap intensitas penggunaan second account Instagram. Artinya, semakin besar
pengaruh kecemasan berkomunikasi di media sosial maka intensitas seseorang
dalam menggunakan second account Instagram akan semakin besar. Temuan ini
menunjukkan bahwa communication apprehension theory masih relevan untuk
menjelaskan variabel tersebut pada responden generasi z. Namun ternyata selfconcept theory tidak terbukti untuk generasi z, hal ini dilihat dari hasil penelitian
yang mengkonfirmasi bahwa tidak terdapat pengaruh antara variabel konsep diri
dengan intensitas penggunaan second account Instagram. Artinya pengguna second
account Instagram tidak semata-mata mereka yang memiliki masalah dengan
konsep diri. Maka dari itu intensitas penggunaan second account mungkin dapat
dilihat melalui variabel lainnya.
Kata kunci: kecemasan berkomunikasi, konsep diri, intensitas
penggunaan, second account Instagram
215 kom 2024
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of Communication |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 24 Dec 2024 08:43 |
| Last Modified: | 24 Dec 2024 08:43 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/28476 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
