ROFIQOH, ULFATUN (2025) PROSES COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM PENGELOLAAN SAMPAH TERPADU BERBASIS TEKNOLOGI REFUSE DERIVED FUEL (RDF) DI KABUPATEN CILACAP. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO.
|
Text
ULFATUN ROFIQOH_COVER - ulfaa aje.pdf - Published Version Download (616kB) |
|
|
Text
ULFATUN ROFIQOH_BAB I - ulfaa aje.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text
ULFATUN ROFIQOH_BAB II - ulfaa aje.pdf - Published Version Download (907kB) |
|
|
Text
ULFATUN ROFIQOH_BAB III - ulfaa aje.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
|
|
Text
ULFATUN ROFIQOH_BAB IV - ulfaa aje.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (197kB) |
|
|
Text
ULFATUN ROFIQOH_DAFTAR PUSTAKA - ulfaa aje.pdf - Published Version Download (237kB) |
|
|
Text
ULFATUN ROFIQOH_LAMPIRAN - ulfaa aje.pdf - Published Version Download (877kB) |
Abstract
Masalah sampah merupakan tantangan kompleks yang tidak dapat diselesaikan hanya dengan pendekatan konvensional seperti pembuangan ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) tanpa adanya proses pengolahan lebih lanjut. Ketergantungan pada metode ini menyebabkan berbagai dampak lingkungan, seperti pencemaran dan penurunan daya tampung TPA. Diperlukan adanya inovasi teknologi dalam pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan. Salah satu solusi yang diterapkan di Kabupaten Cilacap adalah pemanfaatan teknologi Refuse Derived Fuel (RDF) yang mengubah sampah menjadi bahan bakar alternatif. Dalam pelaksanaan pengelolaan sampah berbasis teknologi RDF di Kabupaten Cilacap dinilai belum berjalan maksimal karena proses kolaborasi antar stakeholders belum optimal yang dibuktikan dengan masih tingginya timbunan sampah tidak tertangani di Kabupaten Cilacap. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses collaborative governance dan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi dalam proses kolaborasi pengelolaan sampah terpadu berbasis teknologi RDF di Kabupaten Cilacap. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan proses collaborative governance dalam pengelolaan sampah terpadu berbasis teknologi RDF di Kabupaten Cilacap dikatakan cukup karena dari kelima tahapan proses kolaboratif, terdapat 3 aspek yang perlu diperbaiki yaitu dialog tatap muka, komitmen terhadap proses, dan hasil sementara serta terdapat dua faktor yang belum berjalan dengan baik yaitu faktor budaya dan institusi. Peneliti merekomendasikan saran untuk memperbaiki keberjalanan proses kolaboratif dengan meningkatkan komunikasi dan sumber daya kolaborasi agar pengelolaan sampah terpadu berbasis teknologi RDF di Kabupaten Cilacap dapat berjalan lebih optimal.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of Public Administration |
| Depositing User: | Endang Suprihatin |
| Date Deposited: | 16 Apr 2025 05:32 |
| Last Modified: | 23 Sep 2025 07:06 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/31233 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
