Lorensa, Shella Amilia and Badriyah, Siti Malikhatun (2025) PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PEMBELI ATAS TERJADINYA WANPRESTASI PADA PERJANJIAN PENGIKATAN JUAL BELI (PPJB) TANAH YANG DI LEGALISASI OLEH NOTARIS. Masters thesis, Magister Kenotariatan.
|
Text (HALAMAN JUDUL – PENGESAHAN)
1. COVER SAMPAI HALAMAN PENGESAHAN.pdf Download (16MB) |
|
|
Text (SURAT PERNYATAAN – KATA PENGANTAR)
2. SURAT PERNYATAAN SAMPAI KATA PENGANTAR.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
3. ABSTRAK.pdf Download (118kB) |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
4. DAFTAR ISI.pdf Download (103kB) |
|
|
Text (BAB I)
5. BAB I.pdf Restricted to Repository staff only Download (300kB) |
|
|
Text (BAB II)
6. BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (361kB) |
|
|
Text (BAB III)
7. BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (408kB) |
|
|
Text (BAB IV)
8. BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (124kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
9. DAFTAR ISI.pdf Download (132kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
10. LAMPIRAN.pdf Download (6MB) |
Abstract
ABSTRAK
Perjanjian adalah suatu hubungan hukum antara dua pihak atau lebih yang didasarkan dengan kata sepakat dengan menimbulkan hak dan kewajiban untuk pemenuhan suatu prestasi. Salah satu bentuk perjanjian dalam proses peralihan hak atas tanah adalah perjanjian pengikatan jual beli. Perjanjian pengikatan jual beli adalah perjanjian pendahuluan yang memberikan penegasan untuk perjanjian pokok guna mengikat para pihak sebelum dilaksanakan jual beli hak atas tanah terlebih dahulu dan menjaga hak-hak para pihak dalam perjanjian. Namun pada prakteknya tidak sedikit ditemukan terkait wanprestasi dari perjanjian pengikatan jual beli oleh pihak penjual yang mengakibatkan kerugian kepada pihak pembeli. Rumusan masalah yang diambil dari penelitian hukum ini ialah bagaimana kekuatan hukum dari perjanjian pengikatan jual beli tanah yang di legalisasi oleh Notaris dan bagaimana perlindungan hukum terhadap pembeli atas terjadinya wanprestasi pada perjanjian pengikatan jual beli tanah yang di legalisasi oleh Notaris. Penelitian hukum ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis tentang kekuatan hukum dari perjanjian pengikatan jual beli tanah yang di legalisasi oleh Notaris dan untuk mengetahui dan menganalisis perlindungan hukum yang diberikan kepada pembeli atas terjadinya wanprestasi pada perjanjian pengikatan jual beli tanah oleh penjual. Metode penelitian yang digunakan adalah metode yuridis empiris dengan spesifikasi penelitian yaitu deskriptif analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan hukum pada perjanjian pengikatan jual beli yang dilegalisasi oleh Notaris ialah berkekuatan hukum yang sah serta mengikat dan dapat dijadikan sebagai alat bukti secara sempurna di persidangan apabila para pihak tidak menyangkal atas perjanjian tersebut. Selanjutnya, perlindungan hukum yang diberikan kepada pihak pembeli dalam perjanjian pengikatan jual beli yaitu perlindungan hukum secara preventif dan perlindungan hukum secara represif. Perlindungan hukum secara preventif diberikan melalui perundang-undangan, klausul-klausul dalam perjanjian pengikatan jual beli, dan bentuk dari adanya pengawasan oleh Notaris. Sedangkan perlindungan hukum secara represif diberikan melalui penyelesaian di luar Pengadilan yaitu melalui mediasi dan konsiliasi, serta penyelesaian melalui Pengadilan yaitu pemberian sanksi administratif yang berupa denda serta pemberian sanksi tambahan.
Kata Kunci : Perjanjian Pengikatan Jual Beli, Wanprestasi, Perlindungan Hukum
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Divisions: | Faculty of Law > Master Program in Notary |
| Depositing User: | Magister Kenotariatan |
| Date Deposited: | 22 Oct 2026 03:11 |
| Last Modified: | 22 Oct 2026 03:11 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/63517 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
