Ariyanti, Dwi Ning and Supratiwi, Supratiwi (2026) PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGENTASAN PERMUKIMAN KUMUH MELALUI PROGRAM DANA ALOKASI KHUSUS (DAK) INTEGRASI DI DESA PENAWANGAN, KECAMATAN PRINGAPUS, KABUPATEN SEMARANG TAHUN ANGGARAN 2022. Undergraduate thesis, FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS DIPONEGORO.
|
Text
COVER.pdf - Submitted Version Download (3MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf - Submitted Version Download (361kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf - Submitted Version Download (10MB) |
|
|
Text
BAB III.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (180kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Download (219kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Desa Penawangan, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang ditetapkan sebagai kawasan permukiman kumuh melalui SK Bupati Semarang Nomor 050/0473/2020 dengan luas 28,57 hektare, di mana fokus penanganan Program Dana Alokasi Khusus (DAK) Integrasi Tahun Anggaran 2022 berada pada RT 6, RT 8, dan RT 9 RW 02 yang termasuk dalam kategori kekumuhan sedang. Keberhasilan program ini sangat dipengaruhi oleh partisipasi masyarakat yang pada praktiknya menunjukkan variasi pada setiap tahapan pelaksanaan program serta dipengaruhi oleh sejumlah faktor yang beragam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tahapan dan tingkat partisipasi masyarakat, serta mengidentifikasi faktor pendorong dan penghambat yang memengaruhi partisipasi masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan studi dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap pengambilan keputusan, masyarakat terlibat melalui kehadiran dalam forum sosialisasi, musyawarah tingkat RT dan desa serta penyampaian pendapat serta ide atau gagasan. Pada tahap pelaksanaan, masyarakat terlibat dalam pembangunan fisik. Pada tahap pengambilan manfaat, keterlibatan masyarakat relatif rendah terutama dalam aspek pemeliharaan. Pada tahap evaluasi, masyarakat terlibat dalam memberikan masukan dan teguran kepada pihak pelaksana. Adapun tingkat partisipasi masyarakat berada pada kategori insentif, yang tercermin dari keterlibatan melalui kontribusi tenaga karena adanya pemberian upah. Tingkat partisipasi fungsional tercermin dari keterlibatan masyarakat melalui pembentukan KSM, KPB, KPP, serta Perhimpunan Kampung Jawi. Tingkat partisipasi interaktif tercermin dari keterlibatan masyarakat dalam setiap proses implementasi program. Faktor pendorong partisipasi meliputi motivasi memperbaiki lingkungan, dominasi usia produktif, dan manfaat penerbitan sertifikat baru dan peningkatan nilai lahan. Adapun faktor penghambat mencakup kesibukan pekerjaan masyarakat serta kendala akibat sertifikat tanah yang diagunkan.
Rekomendasi penelitian meliputi perlunya sosialisasi manfaat program, penyesuaian jadwal kerja, pendampingan peminjaman sertifikat, edukasi pentingnya pemeliharaan fasilitas dan aturan kerja bakti, serta perlunya studi komparatif pada penelitian selanjutnya untuk mengkaji perbedaan partisipasi antara wilayah pedesaan dan perkotaan.
Kata Kunci: Partisipasi Masyarakat, Permukiman Kumuh, DAK Integrasi, Konsolidasi Tanah.
No. 03 Ilmu Pemerintahan 2026
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of Government Science |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 30 Dec 2025 06:26 |
| Last Modified: | 30 Dec 2025 06:26 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/42880 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
