Zahra, Yuniar Anggraini and Hanura, Marten (2025) PERAN INTERNATIONAL LABOUR ORGANIZATION DALAM MENINGKATKAN PERLINDUNGAN PEKERJA DI SEKTOR PERKEBUNAN KELAPA SAWIT MALAYSIA 2021-2024. Undergraduate thesis, FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS DIPONEGORO.
|
Text
Cover Skripsi Yuniar Anggraini _14050121140108.pdf - Submitted Version Download (705kB) |
|
|
Text
BAB I Skripsi_Yuniar Anggraini Zahra_14050121140108-17-42.pdf - Submitted Version Download (364kB) |
|
|
Text
BAB II Skripsi_Yuniar Anggraini Zahra_14050121140108-43-73.pdf - Submitted Version Download (781kB) |
|
|
Text
BAB III Skripsi_Yuniar Anggraini Zahra_14050121140108-74-113.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (616kB) |
|
|
Text
BAB IV Skripsi_Yuniar Anggraini Zahra_14050121140108-114-117.pdf - Submitted Version Download (118kB) |
|
|
Text
Daftar Pustaka Skripsi_Yuniar Anggraini Zahra_14050121140108-118-126.pdf - Submitted Version Download (179kB) |
|
|
Text
Lampiran Skripsi_Yuniar Anggraini Zahra_14050121140108-127-150.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Praktik eksploitasi tenaga kerja masih menjadi persoalan krusial dalam sektor
perkebunan kelapa sawit di Malaysia, yang sebagian besar bergantung pada Pekerja
Migran Indonesia (PMI). Meskipun pemerintah Malaysia telah mengembangkan
berbagai kebijakan perlindungan, implementasinya di lapangan masih menghadapi
kendala signifikan. Penelitian ini menganalisis peran International Labour
Organization dalam meningkatkan perlindungan pekerja periode 2021-2024.
Dengan menggunakan teori Liberalisme Institusional Robert Keohane, penelitian
kualitatif ini mengkaji tiga fungsi ILO: sebagai pencipta norma, fasilitator kerja
sama, dan pemberi capacity building. Data dikumpulkan melalui studi literatur,
analisis dokumen resmi ILO, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
ILO berhasil mendorong ratifikasi instrumen internasional dan pengembangan
kebijakan nasional melalui proyek Advancing Workers' Rights in Indonesia and
Malaysia's Palm Oil Sector. Namun, efektivitasnya terbatas pada level kebijakan
akibat lemahnya implementasi, kendala kedaulatan negara, dan keterbatasan
jangkauan ILO terhadap pekerja non-prosedural dan perkebunan skala kecil.
Dampak perlindungan bagi PMI tidak signifikan, menunjukkan bahwa peran ILO
bersifat normatif namun tidak transformatif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa
keberhasilan perlindungan pekerja migran tidak hanya bergantung pada intervensi
institusi internasional, tetapi lebih pada komitmen politik dan kapasitas
implementasi negara penerima.
Kata kunci: ILO, Pekerja Migran Indonesia, Perkebunan Kelapa Sawit Malaysia
No. 104 Hubungan Internasional 2025
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of International Relations |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 01 Oct 2025 07:28 |
| Last Modified: | 01 Oct 2025 07:28 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/39230 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
