Firmansyah, Herdi Bayu (2025) Rancang Bangun Prototipe Sistem Deteksi Dini Pencurian Kabel Output Transformator Menuju PHB-TR pada Gardu Distribusi Tipe Portal Berbasis IoT. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
FULL BAB.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (8MB) | Request a copy |
|
|
Text
COVER.pdf - Published Version Download (638kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf - Published Version Download (207kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text
BAB III.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (477kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB IV.pdf - Published Version Download (2MB) |
|
|
Text
BAB V.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text
BAB VI.pdf - Published Version Download (184kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (212kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Pencurian kabel output transformator menuju Panel Hubung Bagi Tegangan Rendah (PHB-TR) pada gardu distribusi tipe portal kerap menyebabkan pemadaman listrik, kerugian bagi pelanggan, serta kerugian bagi PLN sebagai penyedia listrik. Kejadian ini baru akan terdeteksi ketika ada laporan dari warga bahwa listrik padam setelah beberapa jam kemudian. Penelitian ini merancang prototipe sistem deteksi dini pencurian kabel output transformator menuju Panel Hubung Bagi Tegangan Rendah (PHB-TR) pada gardu distribusi tipe portal berbasis Internet of Things (IoT) dengan menggunakan ESP32 sebagai mikrokontroler, sensor tegangan PZEM-004T V3.0, sensor gerak PIR HC-SR501, dan notifikasi Telegram. Sistem mendeteksi kehilangan dan ketidakseimbangan tegangan antar fasa sebagai indikasi pencurian kabel, serta pemadaman listrik jika ketiga tegangan fasa hilang serentak. Hasil pengujian menunjukkan sistem mampu membaca tegangan secara real-time dengan selisih nilai tegangan yang kecil terhadap pengukuran alat ukur multimeter. Berdasarkan pengujian nilai tegangan pada ketiga fasa, perbedaan tegangan terbaca oleh sensor PZEM-004T-V3.0 (100A) hanya berkisar antara 0,00% hingga 0,34% dari tegangan sebenarnya pada alat ukur multimeter. Hal ini membuktikan bahwa akurasi pembacaan sensor masih berada dalam batas toleransi dan layak digunakan sebagai parameter utama dalam sistem deteksi. Pada 10 kali uji kehilangan fasa dengan memotong kabel, sistem berhasil mendeteksi nilai tegangan 0V (hilang), mengaktifkan PIR, dan mengirim notifikasi saat gerakan terdeteksi. Pada skenario pemotongan kabel netral di awal, terjadi ketidakseimbangan tegangan, misalnya pada uji coba ke-1 nilai tegangan fasa R=242,10V, S=279,80V, dan T=183,40V terdeteksi dan ditindaklanjuti pengaktifan sensor PIR dan pengiriman notifikasi sesuai kondisi yang terjadi. Pada 10 kali uji pemadaman listrik, keadaan ini dapat dideteksi dengan benar, ditandai dengan terukurnya tegangan 0V pada seluruh fasa dan notifikasi otomatis terkirim.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: Pencurian kabel listrik, Gardu distribusi, Internet of Things (IoT), Mikrokontroler ESP32, Deteksi pencurian kabel, Sensor PIR, Notifikasi Telegram. |
| Subjects: | Engineering > Electrical Engineering |
| Divisions: | School of Vocation > Diploma in Electrical Engineering |
| Depositing User: | Oktavia Perpus Vokasi |
| Date Deposited: | 04 Sep 2025 02:59 |
| Last Modified: | 04 Sep 2025 02:59 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/37875 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
