Pratama, Fadhli Nur and Silviana, Ana (2025) IMPLIKASI YURIDIS IMPLEMENTASI DIGITALISASI PERTANAHAN TERHADAP PARA PIHAK AKIBAT DATA JUAL BELI HAK ATAS TANAH YANG DIANGGAP TIDAK SESUAI (Studi di Wilayah Kota Cirebon Jawa Barat). Masters thesis, FAKULTAS HUKUM.
|
Text
HALAMAN DEPAN-HALAMAN PENGESAHAN_FADHLI NUR PRATAMA_11000223410141.pdf Download (14MB) |
|
|
Text
SURAT PERNYATAAN-KATA PENGANTAR_FADHLI NUR PRATAMA.pdf Download (35MB) |
|
|
Text
ABSTRAK_FADHLI NUR PRATAMA_11000223410141.pdf Download (18kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI_FADHLI NUR PRATAMA_11000223410141-2.pdf Download (128kB) |
|
|
Text
BAB I_FADHLI NUR PRATAMA_11000223410141.pdf Download (509kB) |
|
|
Text
BAB II_FADHLI NUR PRATAMA_11000223410141.pdf Download (227kB) |
|
|
Text
BAB III_FADHLI NUR PRATAMA_11000223410141.pdf Restricted to Repository staff only Download (270kB) |
|
|
Text
BAB IV_FADHLI NUR PRATAMA_11000223410141.pdf Restricted to Repository staff only Download (81kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA_FADHLI NUR PRATAMA_11000223410141.pdf Download (110kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN_FADHLI NUR PRATAMA_11000223410141.pdf Restricted to Repository staff only Download (358kB) |
Abstract
Perkembangan teknologi dan perubahan dari sistem konvensional ke digital diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan pertanahan. Namun, dalam praktiknya proses pendaftaran peralihan hak atas tanah masih dihadapi dengan kendala. Salah satunya, akta jual beli yang tidak bisa diproses karena pihak yang melakukan tanda tangan meninggal dunia, yang terdapat di wilayah Kota Cirebon. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis implikasi yuridis implementasi digitalisasi terhadap para pihak akibat data jual beli tanah yang dianggap tidak sesuai, serta untuk mengetahui dan menganalisis upaya yang harus ditempuh bagi PPAT dalam mengatasi permasalahan dari implementasi pertanahan akibat data jual beli tanah yang tidak sesuai di wilayah Kota Cirebon. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan yuridis-empiris, dengan spesifikasi penelitian yang berfokus pada penelitian evaluatif, yang didukung oleh data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang diterapkan dalam penelitian ini meliputi wawancara dan studi pustaka, analisis data dilakukan secara kualitatif dengan pendekatan induktif untuk menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa digitalisasi di sektor pertanahan bertujuan untuk mempermudah proses pendaftaran tanah. Namun, implementasi digitalisasi ini menghadirkan adanya suatu permasalahan berkenaan dengan data jual beli tanah yang dianggap tidak sesuai. Masih ada kendala dalam proses pendaftaran peralihan hak atas tanah, seperti akta jual beli yang tidak dapat diproses karena salah satu pihak meninggal dunia, meskipun akta tersebut sudah ditandatangani dan disetujui dengan sadar. Sistem layanan digital dilaman mitra.atrbpn.go.id tidak mengakui akta tersebut. Oleh karena itu, PPAT perlu mengambil langkah-langkah konkret untuk mengatasi masalah ini agar proses pendaftaran peralihan hak atas tanah dapat berjalan lancar. Kesimpulan penelitian ini bahwa implementasi digitalisasi pertanahan masih menimbulkan implikasi hukum terkait akta jual beli tanah yang dianggap tidak sesuai, masalah ini muncul ketika PPAT hendak menginput data jual beli karena sistem menujukan adanya pihak yang meninggal dunia. Untuk mengatasi masalah ini, perlu dilakukan tindakan hukum baru seperti proses turun waris agar pendaftaran peralihan hak atas tanah dapat dilanjutkan.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Master Program in Notary |
| Depositing User: | Mr UPT Perpus Undip |
| Date Deposited: | 14 Aug 2025 06:38 |
| Last Modified: | 14 Aug 2025 06:38 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/36817 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
