Huda Setiaji, Muhammad Miftakhul and Yuwanto, Yuwanto and Erowati, Dewi (2025) ANALISIS PERAN DAN RELASI AKTOR DALAM REVITALISASI ASET MANGKRAK: STUDI KASUS REVITALISASI KAWASAN KOTA LAMA SEMARANG TAHUN 2019. Masters thesis, Master Program In Political Science.
|
Text
Cover, Daftar Isi, Abstrak.pdf - Submitted Version Download (472kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf - Published Version Download (364kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text
BAB III.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf - Published Version Download (200kB) |
|
|
Text
Lampiran.pdf - Published Version Download (234kB) |
Abstract
Latar belakang dalam penelitian ini adalah kondisi Kawasan Kota Lama
Semarang sebelum tahun 2019 dalam kondisi tidak terawat, banyak sekali
bangunan yang asetnya tidak jelas dimiliki oleh siapa dan kondisi aset tersebut
mangkrak. Pada tahun 2019 terjadi revitalisasi menyeluruh yang mengubah wajah
kota lama menjadi destinasi wisata di Kota Semarang. Penelitian ini bermaksud
menjelaskan peran aktor didalam revitalisasi kota lama dan mengetahui bentuk
relasi antar aktor, tantangan yang ditemukan serta trategi dalam memanfaatkan
peluang.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian
kualitatif dengan menggunakan wawancara untuk mendapatkan data dari informan,
lalu peneliti menambahkan dokumentasi sebagai validasi antara data dengan
kondisi di lapangan.
Hasil dari penelitian ini adalah dalam pelaksanaan revitalisasi kota lama
tahun 2019 pemerintah sebagai aktor utama yang berperan sebagai penyedia dana
revitalisasi, mengkoordinasi seluruh aktor, serta pelaksana dari revitalisasi tersebut.
BPSKL memegang peran penting dalam mengkoordinasi aktor. Pemerintah, swasta
dan masyarakat memiliki bentuk relasi yang berbeda-beda tetapi memiliki tujuan
yang sama yaitu menjadikan kota lama sebagai kawasan pariwisata. Dalam jalannya
revitalisasi ditemukan tantangan yang kompleks seperti kearsipan yang ada di
Belanda, bangunan yang hampir tidak berbentuk, APBD yang kurang serta
kesadaran masyarakat yang rendah. Untuk mengatasi tantangan tersebut terdapat
strategi yang digunakan seperti pemilihan ketua BPSKL yang memiliki
kewenangan dalam mengatur seluruh aktor, melakukan inovasi yang menyesuaikan
tren masyarakat era sekarang.
Kesimpulan dari penelitian ini yaitu pemerintah memiliki peran utama serta
membentuk relasi antaraktor dalam menjalankan revitalisasi, terdapat bentuk relasi
antar lembaga pemerintah, swasta dan masyarakat dimana keterlibatannya sangat
penting. Dalam jalannya revitalisasi, perlu adanya penguatan kapasitas lembaga
dari pemerintah sehingga pasca revitalisasi pemerintah mampu untuk
berkoordinasi.
Kata Kunci: Peran Aktor, Aset Mangkrak, Revitalisasi.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Master Program in Political Science |
| Depositing User: | Febriana MIPOL |
| Date Deposited: | 08 Jul 2025 07:52 |
| Last Modified: | 14 Jul 2025 04:50 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/34521 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
