Siregar, Annisa Alwi and Erawati, Meira (2025) Hubungan Faktor Sosiodemografi dengan Kecemasan pada Remaja di Kota Semarang. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
22020121140212_Annisa Alwi Siregar_Hal. Depan.pdf Download (688kB) |
|
|
Text
22020121140212_Annisa Alwi Siregar_Bab. I.pdf Restricted to Registered users only Download (281kB) |
|
|
Text
22020121140212_Annisa Alwi Siregar_Bab. II.pdf Restricted to Registered users only Download (568kB) |
|
|
Text
22020121140212_Annisa Alwi Siregar_Bab. III.pdf Restricted to Registered users only Download (390kB) |
|
|
Text
22020121140212_Annisa Alwi Siregar_Bab. IV.pdf Restricted to Registered users only Download (268kB) |
|
|
Text
22020121140212_Annisa Alwi Siregar_Bab. V.pdf Restricted to Registered users only Download (246kB) |
|
|
Text
22020121140212_Annisa Alwi Siregar_Bab. VI.pdf Restricted to Registered users only Download (175kB) |
|
|
Text
22020121140212_Annisa Alwi Siregar_Daftar Pustaka.pdf Download (182kB) |
|
|
Text
22020121140212_Annisa Alwi Siregar_Lampiran.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
22020121140212_Annisa Alwi Siregar_Full skripsi.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
Abstract
Kecemasan merupakan salah satu masalah kesehatan mental yang sering dialami oleh remaja dan dapat berdampak negatif terhadap perkembangan mereka. Beberapa penelitian terdahulu sudah terdapat penelitian mengenai pengaruh kecemasan dengan sosiodemografi, maka perlu dilakukan penelitian lebih lanjut terutama pada remaja di kota Semarang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan faktor sosiodemografi, seperti jenis kelamin, tingkat pendidikan, tempat tinggal, dan status ekonomi keluarga, dengan tingkat kecemasan pada remaja di Kota Semarang. Metode yang digunakan adalah analisis kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian sebanyak 421 remaja yang diambil menggunakan teknik proporsionate stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang meliputi faktor sosiodemografi dan tingkat kecemasan (GAD-7), kemudian dianalisis menggunakan uji chi-square dan fisher’s exact. Hasil penelitian menunjukkan dari 421 remaja yang menjadi responden, mayoritas remaja mengalami kecemasan tingkat ringan yaitu 144 remaja (34,2%). Hasil analisis univariat menunjukan mayoritas responden berusia 16 tahun dengan frekuensi 260 orang (61,8%), berjenis kelamin perempuan dengan frekuensi 255 orang (60,6%), berada di kelas 10 dengan frekuensi (57%), tinggal bersama orang tua sebanyak 403 orang (95,7%), dan sosial ekonomi keluarga dengan kategori >UMR kota Semarang yaitu 228 orang (54,2%). Hasil uji statistik terdapat hubungan yang signifikan antara jenis kelamin dan tingkat kecemasan remaja, di mana remaja perempuan cenderung memiliki tingkat kecemasan yang lebih tinggi dibandingkan laki-laki. Sedangkan faktor sosiodemografi lainnya tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam pengembangan intervensi yang lebih spesifik dan terarah untuk mengatasi kecemasan pada remaja, khususnya memperhatikan perbedaan gender. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengeksploitasi lebih dalam faktor-faktor psikososial seperti pola asuh, kualitas hubungan dengan teman sebaya, serta kemampuan coping dan regulasi emosi remaja untuk memperoleh pemahaman yang lebih komprehesif mengenai kecemasan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Faktor Sosiodemografi, Kecemasan, Remaja |
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Department of Nursing |
| Depositing User: | S.Hum Bekti Iskandar |
| Date Deposited: | 19 Jun 2025 08:33 |
| Last Modified: | 19 Jun 2025 08:33 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/33213 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
