Leizane, Verlicia Tarzta Meafifa and Sudarmiati, Sari (2025) Hubungan Status Pekerjaan dan Kecemasan Terhadap Kejadian Emesis Gravidarum. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
22020121130128-Verlicia Tarzta Meafifa Leizane-Hal.Depan.pdf Download (593kB) |
|
|
Text
22020121130128-Verlicia Tarzta Meafifa Leizane-BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (165kB) |
|
|
Text
22020121130128-Verlicia Tarzta Meafifa Leizane-BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (375kB) |
|
|
Text
22020121130128-Verlicia Tarzta Meafifa Leizane-BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (337kB) |
|
|
Text
22020121130128-Verlicia Tarzta Meafifa Leizane-BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (277kB) |
|
|
Text
22020121130128-Verlicia Tarzta Meafifa Leizane-BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (209kB) |
|
|
Text
22020121130128-Verlicia Tarzta Meafifa Leizane-BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (121kB) |
|
|
Text
22020121130128-Verlicia Tarzta Meafifa Leizane-Daftar Pustaka.pdf Download (157kB) |
|
|
Text
22020121130128-Verlicia Tarzta Meafifa Leizane-Lampiran.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
|
|
Text
22020121130128-Verlicia Tarzta Meafifa Leizane-SKRIPSI FULL.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
Abstract
Prevalensi global emesis gravidarum mencapai 70-80%. Di tingkat nasional, Indonesia mencatat prevalensi antara 50-80%. Sementara itu, Yuliani dkk. (2025) melaporkan angka kejadian di Sukoharjo sebesar 70%. Emesis gravidarum sering diabaikan karena dianggap sebagai gejala normal ibu hamil. Emesis gravidarum berpotensi berkembang menjadi emesis berat (hiperemesis gravidarum) yang dapat mengakibatkan dehidrasi dan kurangnya asupan nutrisi. Penelitian terdahulu hanya memberikan gambaran faktor pemicu emesis gravidarum saja belum mengkaji peran kondisi pekerjaan dan kecemasan secara spesifik. Penelitian ini mengisi kekosongan dengan mengkaji hubungan khusus antara kecemasan dan status pekerjaan ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status pekerjaan dan kecemasan terhadap kejadian emesis gravidarum. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan desain deskriptif korelatif, dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan data memngunakan total sampling, dengan jumlah 40 responden dengan kriteria inklusi Ibu hamil usia kandungan 1-4 bulan. Analisa data menggunakan uji korelasi Chi-Square untuk menguji hubungan antara kecemasan dan emesis serta uji korelasi fisher exact untuk menguji hubungan antara status pekerjaan dan emesis gravidarum. Hasil penelitian di wilayah kerja Puskesmas Bendosari menunjukkan bahwa 62,5% ibu hamil mengalami emesis gravidarum tingkat sedang selama awal kehamilan. Selain itu, sebanyak 57,5% ibu hamil dilaporkan memiliki tingkat kecemasan sedang, dan sebagian besar responden sebanyak 77,5% memilih untuk tetap bekerja meski sedang mengandung. Kesimpulan penelitian ini didapatkan hasil analisis p value = 0,705 > α 0,05, sehingga disimpulkan tidak ada hubungan antara status pekerjaan ibu hamil dengan emesis gravidarum. Namun, didapatkan juga hasil analisis p value = 0,001 < α 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara kecemasan terhadap kejadian emesis gravidarum.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Emesis Gravidarum, Kecemasan, Status Pekerjaan, Ibu hamil |
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Department of Nursing |
| Depositing User: | S.Hum Bekti Iskandar |
| Date Deposited: | 19 Jun 2025 07:10 |
| Last Modified: | 19 Jun 2025 07:10 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/33200 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
