Fadhilah, Hanif Nur and Laksono, Arido and Hanjani, Vania Pramudita (2023) FITNESS SEBAGAI TREN: STUDI ETNOGRAFI MAHASISWA PELAKU FITNESS DI SUMMIT GYM, KECAMATAN BANYUMANIK, KOTA SEMARANG. Undergraduate thesis, FAKULTAS ILMU BUDAYA.
|
Text
HANIF NUR FADHILAH NIM. 13040219120010.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
HANIF NUR FADHILAH NIM. 13040219120010_Cover.pdf Download (526kB) |
|
|
Text
HANIF NUR FADHILAH NIM. 13040219120010_Bab I.pdf Download (485kB) |
|
|
Text
HANIF NUR FADHILAH NIM. 13040219120010_Bab II.pdf Download (924kB) |
|
|
Text
HANIF NUR FADHILAH NIM. 13040219120010_Bab III.pdf Restricted to Repository staff only Download (671kB) |
|
|
Text
HANIF NUR FADHILAH NIM. 13040219120010_Bab IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (726kB) |
|
|
Text
HANIF NUR FADHILAH NIM. 13040219120010_Bab V.pdf Download (315kB) |
|
|
Text
HANIF NUR FADHILAH NIM. 13040219120010_Dafpus.pdf Download (409kB) |
Abstract
Penelitian ini membahas mengenai fitness sebagai gaya hidup yang belakangan ini menjadi tren bagi kalangan mahasiswa. Gaya hidup sehat ditandai dengan munculnya pusat kebugaran terutama di Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang yang kian menjamur dan lebih dikenal sebagai Fitness Center. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang menjadikan mahasiswa memilih fitness sebagai gaya hidup mereka. Kemudian mengetahui bentuk kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa ketika mereka berada di tempat kebugaran. Terakhir adalah mengetahui bentuk hubungan sosial yang terjadi antara pelaku fitness di tempat kebugaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif etnografis melalui observasi partisipan, wawancara mendalam, studi pustaka, dokumentasi, dan catatan lapangan (field notes). Dengan teori konsumsi oleh Pierre Bourdieu, penelitian ini menghasilkan temuan bahwa fitness bukan hanya dijadikan sebagai aktivitas yang mengarah pada pola kebugaran saja, tetapi kegiatan tersebut mampu menjadi suatu tren karena diikuti oleh mayoritas masyarakat, khususnya mahasiswa. Mereka mempunyai selera untuk mengikuti tren yang ada. Hal tersebut dapat membentuk pola tersendiri, seseorang yang sedang mengikuti tren secara tidak langsung memasuki sebuah kebudayaan yang baru. Kondisi tersebut menyebabkan manusia tidak sadar bahwa mereka memasuki tindakan simbolis yang membangun kebudayaan tersendiri.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Humanities |
| Divisions: | Faculty of Humanities > Department of Social Anthroplogy |
| Depositing User: | Mr UPT Perpus Undip |
| Date Deposited: | 10 Apr 2025 03:12 |
| Last Modified: | 10 Apr 2025 03:13 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/30511 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
