Aladini, Ussisti and Tjahjanto, Hary and Mochtar, Arufiadi Anityo (2025) evaluasi hasil pengelolaan endometriosis pada pasien infertilitas di RSDK (ditinjau dari aspek kehamilan). Masters thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text (evaluasi hasil pengelolaan endometriosis pada pasien infertilitas di RSDK (ditinjau dari aspek kehamilan))
abstrak dini.docx - Submitted Version Download (68kB) |
Abstract
LATAR BELAKANG: Prevalensi infertilitas di negara berkembang lebih tinggi, sekitar 30%, dibandingkan dengan negara maju yang hanya 5–8%. Salah satu penyebab utama infertilitas adalah endometriosis, di mana hampir 40% wanita yang mengalami infertilitas memiliki endometriosis.
TUJUAN: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hasil tata laksana terapi definitif endometriosis pada pasien infertilitas di RSDK.
METODE: Penelitian ini menggunakan desain kohort retrospektif yang melibatkan 122 pasien infertilitas yang menjalani tata laksana kista ovarium endometriosis di Rumah Sakit Dr. Kariadi antara tahun 2020–2022. Evaluasi dilakukan terhadap usia, paritas, riwayat abortus, durasi infertilitas, lama terapi hingga kehamilan, riwayat operasi ginekologi sebelumnya, ukuran lesi endometriosis, lokasi massa, patensi tuba, jenis operasi, metode persalinan, EFI skor untuk endometriosis, jenis terapi hormonal, serta kehamilan setelah terapi yang dikonfirmasi melalui data rekam medis elektronik dan wawancara via telepon. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-square dan Fisher exact dengan aplikasi statistik SPSS edisi ke-29. Hasil dianggap signifikan jika p <0,05.
HASIL: Persentase kehamilan spontan pada pasien setelah menjalani tata laksana endometriosis adalah 24,6%. Dalam kelompok pasien yang berhasil hamil, 53,3% memiliki skor EFI >7. Rata-rata waktu yang dibutuhkan pasien endometriosis untuk mencapai kehamilan setelah prosedur adalah 10,8 bulan pada pasien yang menerima suntikan agonis GnRH. Evaluasi menemukan adanya hubungan signifikan antara skor fungsi terendah (p<0,001) dan skor indeks fertilitas endometriosis (p<0,001) dengan kejadian kehamilan. Pasien yang mengalami kehamilan spontan memiliki skor fungsi terendah dan skor indeks fertilitas endometriosis yang lebih tinggi.
KESIMPULAN: EFI skor endometriosis memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian kehamilan pada pasien endometriosis.
Kata kunci: endometriosis, infertilitas, kista ovarium, kehamilan
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | endometriosis, infertilitas, kista ovarium, kehamilan |
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Master Program of Specialist Medical |
| Depositing User: | Upload Mandiri FK |
| Date Deposited: | 21 Mar 2025 03:40 |
| Last Modified: | 21 Mar 2025 03:40 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/30420 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
