Puspita, Angellica Gynarossa and Farhanah, Nur and Yuniati, Renni and Kholis, Fathur Nur (2024) Analisis Faktor-Faktor Risiko Kejadian Sifilis pada Pasien HIV di RSUP Dr. Kariadi. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text (ABSTRAK)
Abstract_Angellica Gynarossa - Angellica Gynarossa Puspita.docx Download (13kB) |
Abstract
Latar Belakang: Sifilis merupakan infeksi menular seksual yang sering menyerang pasien HIV karena faktor risiko yang sama yaitu praktik seksual yang tidak aman. Koinfeksi HIV-Sifilis seringkali membuat pertanda laboratorium seperti viral load, CD4+, VDRL dan TPHA menjadi kurang akurat untuk menggambarkan keadaan pasien. Hal ini dapat berujung kepada penegakan diagnosis yang sulit dan pengobatan yang terlambat sehingga progresivitas penyakit menjadi parah. Tujuan: Untuk mengetahui faktor-faktor risiko yang mempengaruhi kejadian koinfeksi HIV-Sifilis pada pasien RSUP Dr. Kariadi Semarang.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain case control. Sampel yang digunakan yaitu pasien HIV dan pasien koinfeksi HIV-Sifilis di RSUP Dr. Kariadi Semarang periode Januari 2021 hingga Juli 2024. Uji statistik yang digunakan adalah uji hipotesis chi-square, uji Kruskal Wallis, dan uji regresi logistik.
Hasil: Terdapat hubungan signifikan antara CD4+ terhadap kejadian koinfeksi HIV-Sifilis dengan nilai signifikansi 0.009 yaitu untuk pasien dengan kadar CD4+ < 200 sel/mm3 memiliki risiko 27 kali terjadi koinfeksi HIV-Sifilis, kemudian pada pasien yang telah menerima ARV selama 1 – 5 tahun memiliki risiko 0.05 kali terjadi koinfeksi HIV-Sifilis dengan nilai signifikansi <0.001. Faktor lain yang berpengaruh secara signifikan terhadap kejadian koinfeksi HIV-Sifilis adalah kadar viral load dengan nilai signifikansi 0.01 yaitu viral load yang rendah merupakan faktor protektif dengan odds ratio 0.162, kemudian jika ditinjau berdasarkan faktor demografis terdapat faktor status pernikahan dengan nilai signifikansi 0.042, status sudah menikah merupakan faktor protektif dengan odds ratio sebesar 0.345. Kesimpulan: Koinfeksi HIV-Sifilis berhubungan secara signifikan dengan CD4+, durasi ARV, viral load, dan status pernikahan pada pasien RSUP Dr. Kariadi Semarang. Faktor yang paling berpengaruh adalah kadar CD4+ dan durasi pengobatan ARV.
Kata kunci: HIV, sifilis, CD4+, ARV
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | HIV, sifilis, CD4+, ARV |
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Department of Medicine |
| Depositing User: | Upload Mandiri FK |
| Date Deposited: | 19 Dec 2024 08:40 |
| Last Modified: | 19 Dec 2024 08:40 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/27897 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
