Wahyudi, Bryan Fayyadh Haq and Roisah, Kholis (2026) STATUS KEPEMILIKAN HAK CIPTA ATAS KARYA SKETSA YANG DICIPTAKAN DALAM HUBUNGAN KEDINASAN (Studi Kasus Sengketa Karya Cipta Tugu Selamat Datang). Masters thesis, Magister Kenotariatan.
|
Text (HALAMAN JUDUL – PENGESAHAN)
COVER- HAL PENGESAHAN.pdf Download (91kB) |
|
|
Text (SURAT PERNYATAAN – KATA PENGANTAR)
PERNYATAAN-KATA PENGANTAR.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf Download (101kB) |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
DAFTAR ISI.pdf Download (82kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf Restricted to Repository staff only Download (318kB) |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (261kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (322kB) |
|
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (79kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (93kB) |
Abstract
ABSTRAK
Sengketa hak cipta mengenai sketsa Tugu Selamat Datang antara ahli waris Henk Ngantung melawan PT. Grand Indonesia dan PT. Martina Berto merupakan kasus terdahulu yang dapat menjadi contoh perkembangan hukum kekayaan intelektual di Indonesia. Permasalahan ini dipicu oleh penggunaan siluet sketsa secara komersial oleh pihak korporasi tanpa izin dari ahli waris, yang kemudian memunculkan perdebatan hukum mengenai status kepemilikan karya yang diciptakan dalam lingkup hubungan kerja. Selain itu, kasus ini menyoroti kesulitan perlindungan hukum terhadap karya adaptasi, khususnya transformasi karya dari bentuk sketsa dua dimensi menjadi karya publik berupa patung tiga dimensi. Urgensi dari penelitian ini berfokus pada analisis konflik yang terjadi antara hak eksklusif yang melekat pada pencipta dengan ketetapan Pasal 35 Undang- Undang Hak Cipta mengenai ciptaan yang dihasilkan dalam hubungan kerja. Terdapat ketidakjelasan hukum terkait mekanisme ganti rugi dalam kasus alih wujud karya, yang menjadi tantangan tersendiri dalam penegakan hukum. Untuk mengkaji kasus-kasus tersebut, tesis ini menerapkan metode yuridis normatif melalui spesifikasi deskriptif analitis, yang menghubungkan pendekatan perundang-undangan serta studi mendalam terhadap putusan-putusan pengadilan yang relevan dengan kasus tersebut. Berdasarkan hasil analisis terhadap data sekunder, penelitian ini menyimpulkan bahwa kejelasan status kepemilikan hak cipta apakah merupakan milik pribadi pencipta atau milik instansi pemerintah menjadi faktor dalam menentukan validitas sebuah gugatan hukum. Lebih lanjut, perlindungan hukum yang menyeluruh juga harus mencakup hak ekonomi atas setiap bentuk adaptasi karya. Hal ini bertujuan untuk menjamin terpenuhinya rasa keadilan bagi pencipta serta memberi kepastian hukum kepada para pelaku usaha untuk memanfaatkan karya seni yang berada di ruang publik demi kepentingan komersial yang sah.
Kata Kunci: Sengketa; Kepemilikan; Adaptasi.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Divisions: | Faculty of Law > Master Program in Notary |
| Depositing User: | Magister Kenotariatan |
| Date Deposited: | 15 Oct 2026 04:57 |
| Last Modified: | 15 Oct 2026 04:57 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/63222 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
