Ramadhani, Astrid Puspita and Roisah, Kholis (2026) PEMBUKTIAN PENGETAHUAN MASYARAKAT TERHADAP MEREK DALAM SENGKETA HAK ATAS MEREK TERKENAL ASING. Masters thesis, Magister Kenotariatan.
|
Text (HALAMAN JUDUL – PENGESAHAN)
COVER TESIS.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (SURAT PERNYATAAN – KATA PENGANTAR)
SURAT PERNYATAAN.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK INDONESIA-INGGRIS.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
DAFTAR ISI.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (1MB) |
Abstract
ABSTRAK
Pengetahuan masyarakat terhadap suatu merek berperan penting dalam menentukan apakah merek tersebut dapat dikategorikan sebagai merek terkenal. Kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya perlindungan merek serta perbedaan antara merek biasa dan merek terkenal dapat menimbulkan sengketa hukum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pembuktian pengetahuan masyarakat terhadap merek dalam sengketa merek asing, khususnya dalam perkara merek terkenal asing seperti kasus Hakubaku. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian
deskriptif analitis. Data yang digunakan merupakan data sekunder, yang dikumpulkan melalui studi kepustakaan, kemudian dianalisis dengan metode analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembuktian pengetahuan masyarakat terhadap merek terkenal asing di Indonesia dapat dilakukan melalui bukti promosi, investasi dan pendaftaran merek di berbagai negara, serta dokumen
distribusi. Namun, praktik di Indonesia masih cenderung administratif dan belum berbasis data konkret seperti hasil survei atau studi pasar sebagaimana diterapkan di Jepang, Singapura, atau Uni Eropa. Dalam kasus Hakubaku Co., Ltd. dari Jepang melawan PT Tona Morawa Prima di Indonesia, Hakubaku berhasil memenangkan
perkara meskipun tidak secara langsung membuktikan pengetahuan masyarakat Indonesia terhadap mereknya, seperti melalui survei atau data distribusi lokal. Namun, Hakubaku membuktikan bahwa mereknya dikenal luas secara internasional melalui pendaftaran merek di berbagai negara, dokumen promosi, serta bukti ekspor ke Indonesia. Mahkamah Agung memutuskan merek Hakubaku
layak dilindungi karena adanya pengakuan internasional dan terbukti pendaftaran ulang oleh PT Tona Morawa Prima dilakukan dengan itikad tidak baik, melanggar Pasal 21 UU No. 20 Tahun 2016.
Kata Kunci: Pembuktian; Pengetahuan Masyarakat; Sengketa; Merek Terkenal
Asing.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Divisions: | Faculty of Law > Master Program in Notary |
| Depositing User: | Magister Kenotariatan |
| Date Deposited: | 15 Oct 2026 04:17 |
| Last Modified: | 15 Oct 2026 04:17 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/63214 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
