Nursafitri, Pangestika Indah and Priyono, Ery Agus (2026) WANPRESTASI DAN PENYELESAIANNYA DALAM PERJANJIAN PENGIKATAN JUAL BELI (PPJB) TANAH DAN BANGUNAN. Masters thesis, Magister Kenotariatan.
|
Text (COVER SAMPAI HALAMAN PENGESAHAN)
1. COVER SAMPAI HALAMAN PENGESAHAN.pdf Download (397kB) |
|
|
Text (KATA PENGANTAR)
2. KATA PENGANTAR.pdf Download (512kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
3. ABSTRAK.pdf Download (591kB) |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
4. DAFTAR ISI.pdf Download (491kB) |
|
|
Text (BAB I)
5. BAB I.pdf Restricted to Repository staff only Download (611kB) |
|
|
Text (BAB II)
6. BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (650kB) |
|
|
Text (BAB III)
7. BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (620kB) |
|
|
Text (BAB IV)
8. BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (522kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
9. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (534kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
10. LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
ABSTRAK
Pertumbuhan urbanisasi yang pesat di Indonesia menyebabkan tingginya permintaan akan hunian, yang mendorong transaksi jual beli tanah dan bangunan. Transaksi ini seringkali melibatkan Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) yang rawan terhadap masalah hukum, salah satunya wanprestasi. Wanprestasi dalam PPJB terjadi ketika salah satu pihak tidak memenuhi kewajiban sesuai dengan kesepakatan, seperti keterlambatan pembayaran atau kelalaian dalam penyerahan dokumen yang dibutuhkan untuk pengalihan hak. Fenomena ini menjadi masalah serius yang membutuhkan perhatian dalam hal penyelesaiannya.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana bentuk-bentuk wanprestasi yang sering terjadi dalam PPJB tanah dan bangunan serta apakah penyelesaian wanprestasi dalam PPJB Tanah dan Bangunan menurut hukum positif di Indonesia telah memenuhi rasa keadilan bagi para pihak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk wanprestasi yang terjadi dan menganalisis cara penyelesaiannya, baik melalui jalur litigasi maupun non-litigasi.
Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan yuridis empiris dengan studi lapangan dan studi pustaka sebagai teknik pengumpulan data. Penelitian ini berfokus pada kajian hukum yang tertulis dalam peraturan perundang-undangan yang mengatur PPJB, KUHPerdata, dan peraturan terkait lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk wanprestasi yang sering terjadi dalam PPJB adalah keterlambatan pembayaran, kegagalan penyerahan sertifikat, dan pengalihan hak tanpa persetujuan pembeli. Penyelesaian sengketa dapat dilakukan melalui jalur non-litigasi seperti mediasi dan arbitrase, atau jalur litigasi di pengadilan. Penyelesaian non-litigasi lebih efisien dan hemat biaya, meskipun jalur litigasi memberikan kepastian hukum yang lebih jelas, oleh karena itu, disarankan agar para pihak dalam PPJB memahami sepenuhnya hak dan kewajiban mereka serta memilih jalur penyelesaian sengketa yang sesuai dengan kondisi masing-masing.
Kata Kunci: Wanprestasi, PPJB, Penyelesaian Sengketa, Mediasi, Arbitrase, Litigasi
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Divisions: | Faculty of Law > Master Program in Notary |
| Depositing User: | Magister Kenotariatan |
| Date Deposited: | 13 Oct 2026 03:23 |
| Last Modified: | 13 Oct 2026 04:04 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/63128 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
