Maulana, Rizal (2026) Pembuatan Komposit Hybrid Menggunakan Metode Vakum. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
FULL BAB.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
|
|
Text
COVER.pdf - Published Version Download (737kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf - Published Version Download (23kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf - Published Version Download (663kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf - Published Version Download (816kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf - Published Version Download (81kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (134kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (189kB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh metode fabrikasi terhadap sifat mekanik komposit serat fiberglass serta mengetahui pengaruh kombinasi serat fiberglass dan serat rami terhadap sifat mekanik komposit. Komposit serat fiberglass dibuat menggunakan dua metode fabrikasi, yaitu impregnasi vakum dan hand lay, sedangkan komposit kombinasi serat fiberglass dan serat rami dibuat menggunakan metode hand lay. Pengujian sifat mekanik dilakukan melalui pengujian tarik berdasarkan standar ASTM D638-14. Parameter yang dianalisis meliputi tegangan tarik maksimum, regangan maksimum, dan modulus elastisitas. Hasil pengujian menunjukkan bahwa komposit serat fiberglass dengan metode impregnasi vakum menghasilkan nilai rata-rata tegangan tarik maksimum sebesar 156,83 MPa, regangan maksimum sebesar 0,06, dan modulus elastisitas sebesar 3,84 GPa. Sementara itu, komposit serat fiberglass dengan metode hand lay menghasilkan nilai rata-rata tegangan tarik maksimum sebesar 43,62 MPa, regangan maksimum sebesar 0,03, dan modulus elastisitas sebesar 2,13 GPa. Komposit kombinasi serat fiberglass dan serat rami menghasilkan nilai rata-rata tegangan tarik maksimum sebesar 45,93 MPa, regangan maksimum sebesar 0,03, dan modulus elastisitas sebesar 2,53 GPa. Perbandingan komposit fiberglass tunggal dan kombinasi fiberglass–rami yang sama-sama menggunakan metode hand lay menunjukkan peningkatan tegangan tarik maksimum sebesar 5,30% dan modulus elastisitas sebesar 18,96%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode impregnasi vakum menghasilkan sifat mekanik yang lebih tinggi pada komposit serat fiberglass dibandingkan metode hand lay. Selain itu, kombinasi serat fiberglass dan rami memberikan peningkatan terhadap tegangan tarik maksimum dan modulus elastisitas dibandingkan komposit fiberglass tunggal dengan metode fabrikasi yang sama.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | komposit, fiberglass, serat rami, impregnasi vakum, hand lay, pengujian tarik. |
| Subjects: | Engineering |
| Divisions: | School of Vocation > Diploma in Mechanical Engineering |
| Depositing User: | Oktavia Perpus Vokasi |
| Date Deposited: | 02 Oct 2026 05:19 |
| Last Modified: | 02 Oct 2026 05:19 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/62636 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
