Maharani, Adelweis Ghetsa and Hartati, Elis (2026) Gambaran Makna Hidup Lansia dengan Kecemasan di Panti Wreda Semarang. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
Adelweis Ghetsa Maharani_Cover Abstrak.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
Adelweis Ghetsa Maharani - BAB 1.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
|
|
Text
Adelweis Ghetsa Maharani - BAB 2.pdf Restricted to Registered users only Download (5MB) |
|
|
Text
Adelweis Ghetsa Maharani - BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
|
|
Text
Adelweis Ghetsa Maharani - BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
Adelweis Ghetsa Maharani - BAB 5.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
|
|
Text
Adelweis Ghetsa Maharani - BAB 6.pdf Restricted to Registered users only Download (505kB) |
|
|
Text
Adelweis Ghetsa Maharani - Daftar Pustaka.pdf Download (3MB) |
|
|
Text
Adelweis Ghetsa Maharani - Lampiran.pdf Restricted to Registered users only Download (5MB) |
|
|
Text
Adelweis Ghetsa Maharani_Skripsi Lengkap.pdf Restricted to Registered users only Download (4MB) |
Abstract
Proses penuaan dapat menimbulkan perubahan fisik, psikologis, dan sosial yang meningkatkan kerentanan lansia terhadap kecemasan, terlebih bagi lansia yang tinggal di panti wreda dan menghadapi tuntutan adaptasi, keterbatasan interaksi dengan keluarga, serta kemungkinan kehilangan peran sosial, kondisi tersebut dapat memengaruhi kemampuan lansia dalam menemukan dan mempertahankan makna hidup. Makna hidup terdiri atas dua dimensi, yaitu presence of meaning in life dan search for meaning in life. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran makna hidup pada lansia dengan kecemasan di Panti Wreda Semarang. Penelitian kuantitatif deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian terdiri atas 84 lansia dengan kecemasan yang tinggal di Panti Wreda Elim dan Panti Wreda Pengayoman Semarang. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Meaning in Life Questionnaire (MLQ), kemudian dianalisis secara univariat. Sebanyak 26 responden (31.0%) memiliki dan menggali makna hidup, 26 responden (31.0%) memiliki tetapi tidak menggali makna hidup, 12 responden (14.3%) tidak memiliki tetapi menggali makna hidup, dan 20 responden (23.8%) tidak memiliki dan tidak menggali makna hidup. Sebagian besar lansia dengan kecemasan yang tinggal di panti wreda Semarang telah memiliki makna hidup, meskipun lebih dari separuh responden tidak sedang menggali atau memperdalam makna tersebut. Pihak panti diharapkan dapat mempertahankan dan mengembangkan kegiatan keagamaan, sosial, reflektif, serta aktivitas bermakna untuk membantu lansia menghadapi kecemasan dan meningkatkan kesejahteraan psikologis.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | kecemasan, lansia, makna hidup. |
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Department of Nursing |
| Depositing User: | Keperawatan Undip |
| Date Deposited: | 28 Sep 2026 06:50 |
| Last Modified: | 29 Sep 2026 08:24 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/62018 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
