Maulana, Muhammad KInan (2026) REDESAIN GEDUNG DEPARTEMEN ILMU GIZI UNIVERSITAS DIPONEGORO DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR BIOKLIMATIK DALAM EVALUASI PENCAHAYAAN ALAMI (EVALUASI DENGAN SOFTWARE DIALUX). Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
LAPORAN TUGAS AKHIR M. KINAN MAULANA 40030522650138.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (5MB) | Request a copy |
|
|
Text
COVER FIX TUGAS AKHIR M. KINAN MAULANA.pdf - Published Version Download (536kB) |
|
|
Text
BAB I TUGAS AKHIR M. KINAN MAULANA.pdf - Published Version Download (165kB) |
|
|
Text
BAB II TUGAS AKHIR M. KINAN MAULANA.pdf - Published Version Download (539kB) |
|
|
Text
BAB III TUGAS AKHIR M. KINAN MAULANA.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text
BAB IV TUGAS AKHIR M. KINAN MAULANA.pdf - Published Version Download (3MB) |
|
|
Text
BAB V TUGAS AKHIR M. KINAN MAULANA.pdf - Published Version Download (12kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (24MB) | Request a copy |
Abstract
Gedung Gizi Universitas Diponegoro merupakan salah satu fasilitas kampus yang memiliki fungsi strategis dalam menunjang aktivitas akademik maupun non akademik bagi civitas akademika. Seiring dengan perkembangan waktu, sejumlah permasalahan yang berkaitan dengan kinerja ruang interior gedung tersebut mulai teridentifikasi, terutama yang berhubungan dengan tingkat kenyamanan lingkungan termal dan visual di dalam ruang. Sebagai respons terhadap permasalahan tersebut, penelitian ini mengajukan konsep redesain bangunan dengan mengintegrasikan pendekatan arsitektur bioklimatik, yakni suatu metode perancangan yang menekankan pada adaptasi kondisi iklim setempat ke dalam elemen-elemen arsitektural bangunan. Tujuan utama yang dicapai dalam penelitian ini adalah mengevaluasi sekaligus mengoptimalkan kinerja pencahayaan alami melalui modifikasi komponen arsitektural, meliputi penerapan perangkat peneduh (shading device) serta konfigurasi ulang bukaan cahaya pada bangunan. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif berbasis simulasi perangkat lunak DIALux Evo 14.0, yang dimanfaatkan untuk memperoleh data distribusi dan intensitas cahaya secara visual. Hasil simulasi selanjutnya dikomparasikan dengan SNI 6197:2020 sebagai standar acuan nasional dalam penilaian kualitas pencahayaan ruang. Hasil simulasi terhadap kondisi eksisting bangunan mengindikasikan bahwa nilai rata-rata intensitas cahaya pada ruang-ruang interior masih belum melampaui batas ambang lux yang ditetapkan dalam standar tersebut. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan prinsip-prinsip desain bioklimatik secara konsisten berpotensi meningkatkan kualitas pencahayaan alami secara signifikan, sekaligus berkontribusi terhadap kenyamanan visual serta kesehatan penghuni bangunan. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, penelitian ini merumuskan rekomendasi desain berupa modifikasi elemen fasad melalui penerapan secondary skin, yang berfungsi mereduksi beban radiasi panas berlebih tanpa mengorbankan kualitas cahaya alami yang masuk ke dalam ruang.
Kata kunci : Arsitektur bioklimatik; Pencahayaan alami; Simulasi DIAlux Evo; Karakteristik iklim tropis; Prinsip desain arsitektur bioklimatik; Shading device.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci : Arsitektur bioklimatik; Pencahayaan alami; Simulasi DIAlux Evo; Karakteristik iklim tropis; Prinsip desain arsitektur bioklimatik; Shading device. |
| Subjects: | Engineering > Architecture Engineering |
| Divisions: | School of Vocation > Diploma in Civil Engineering |
| Depositing User: | Oktavia Perpus Vokasi |
| Date Deposited: | 24 Sep 2026 04:40 |
| Last Modified: | 24 Sep 2026 04:40 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/61756 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
