Hani, Salma Almira (2026) ARAHAN INVESTASI PROGRESIF DI PROVINSI JAWA TENGAH. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
TUGAS AKHIR FIX SALMA.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (5MB) | Request a copy |
|
|
Text
COVER.pdf - Published Version Download (693kB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf - Published Version Download (582kB) |
|
|
Text
BAB 2.pdf - Published Version Download (415kB) |
|
|
Text
BAB 3.pdf - Published Version Download (791kB) |
|
|
Text
BAB 4.pdf - Published Version Download (3MB) |
|
|
Text
BAB 5.pdf - Published Version Download (304kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (270kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf - Published Version Download (810kB) |
Abstract
Provinsi Jawa Tengah menempati posisi keempat PDRB tertinggi di Indonesia, namun pertumbuhan ekonominya masih tertinggal dibandingkan DKI Jakarta, Jawa Timur, dan Jawa Barat, serta investasi yang terjadi belum merata antarsektor dan antarwilayah. Penelitian ini bertujuan merumuskan arahan investasi progresif di Provinsi Jawa Tengah melalui enam tahapan analisis: identifikasi pertumbuhan investasi, analisis investasi progresif, analisis sektor basis, analisis sektor basis berdaya saing, analisis program kerja pendukung investasi, hingga perumusan arahan investasi progresif. Metode yang digunakan meliputi Incremental Capital Output Ratio (ICOR) untuk mengukur efisiensi investasi, Location Quotient (LQ) untuk mengidentifikasi sektor basis, analisis shift-share untuk melihat daya saing sektor, dan tipologi klassen untuk mengklasifikasikan sektor unggulan, yang kemudian disandingkan dengan Rencana Strategis (Renstra) DPMPTSP Jawa Tengah 2021–2026 melalui analisis RACI dan wawancara.
Hasil penelitian menunjukkan nilai ICOR Jawa Tengah periode 2015–2024 mengalami fluktuasi namun secara umum tergolong efisien (di bawah 4), sempat mengalami penurunan signifikan sampai bernilai negatif dikarenakan pandemi Covid-19 pada 2020 sebelum stabil kembali pada kisaran 1,00–1,13. Teridentifikasi lima sektor basis (LQ>1) dan sembilan sektor progresif (PB≥0), dengan sinkronisasi ketiga alat analisis menghasilkan tiga sektor investasi progresif utama, yaitu transportasi dan pergudangan, industri pengolahan, serta perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor. Penelitian merekomendasikan penguatan insentif investasi oleh DPMPTSP dan strategi pemerataan investasi pada wilayah yang belum optimal guna mendorong pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah yang lebih merata dan berkelanjutan.
Kata Kunci: Investasi progresif, ICOR, Location Quotient, Shift-Share, Tipologi Klassen, Jawa Tengah
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: Investasi progresif, ICOR, Location Quotient, Shift-Share, Tipologi Klassen, Jawa Tengah |
| Subjects: | Engineering > Urban and Regional Planning |
| Divisions: | School of Vocation > Diploma in Urban and Regional Planning |
| Depositing User: | Oktavia Perpus Vokasi |
| Date Deposited: | 28 Aug 2026 04:09 |
| Last Modified: | 28 Aug 2026 04:09 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/60134 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
