Search for collections on Undip Repository

KEDUKAAN YANG DIALAMI TOKOH UTAMA DALAM NOVEL NARASI, 2021 KARYA TENDERLOVA: KAJIAN PSIKOLOGI SASTRA

Putri, Reza Amalia (2023) KEDUKAAN YANG DIALAMI TOKOH UTAMA DALAM NOVEL NARASI, 2021 KARYA TENDERLOVA: KAJIAN PSIKOLOGI SASTRA. Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Budaya.

[thumbnail of SI2085 REZA AMALIA PUTRI 13010119140105 OK_1.pdf] Text
SI2085 REZA AMALIA PUTRI 13010119140105 OK_1.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of SI2085 REZA AMALIA PUTRI 13010119140105 OK_2.pdf] Text
SI2085 REZA AMALIA PUTRI 13010119140105 OK_2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of SI2085 REZA AMALIA PUTRI 13010119140105 OK_3.pdf] Text
SI2085 REZA AMALIA PUTRI 13010119140105 OK_3.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of SI2085 REZA AMALIA PUTRI 13010119140105 OK_4.pdf] Text
SI2085 REZA AMALIA PUTRI 13010119140105 OK_4.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of SI2085 REZA AMALIA PUTRI 13010119140105 OK.pdf] Text
SI2085 REZA AMALIA PUTRI 13010119140105 OK.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Novel Narasi, 2021 merupakan novel karya Tenderlova. Novel tersebut
menceritakan tentang kehidupan Adinata setelah kakaknya meninggal. Pemilihan
objek material tersebut berdasarkan keinginan penulis untuk mengetahui
bagaimana tahapan kedukaan yang dialami tokoh Adinata sebagai tokoh utama
dalam Novel Narasi, 2021. Teori yang digunakan teori struktur naratif dan
pendekatan psikologi sastra dengan teori lima tahapan kedukaan Kubler-Ross.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan struktur naratif novel Narasi, 2021
karya Tenderlova dan mendeskripsikan tahapan kedukaan yang dialami oleh tokoh
utama dalam novel Narasi, 2021 karya Tenderlova. Metode penelitian yang
digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan kajian kepustakaan. Hasil penelitian
mengungkapkan bahwa tokoh utama dalam novel Narasi, 2021 karya Tenderlova
mengalami lima tahapan kedukaan Kubler Ross yaitu penyangkalan, marah,
penawaran, depresi, dan penerimaan. Tahap penyangkalan berupa Adinata menolak
membicarakan masalah yang dihadapi, Adinata mencoba menolak fakta bahwa
Sastra sudah meninggal, Adinata menyalahkan orang lain sebagai penyebab
kematian Sastra, dan Adinata kerap bertahan dalam suatu hal meskipun
berkonsekuensi negatif. Tahap marah berupa reaksi fisik, kognitif, dan juga
perilaku. Tahap penawaran berupa ungkapan penawaran menjelang hari ulang
tahun, ungkapan penawaran dengan kata “seandainya”, dan ungkapan penawaran
ketika membuka surat dari tokoh Sastra. Serta tahap penerimaan yang berupa
Adinata akhirnya mampu menyelesaikan kesedihannya.
Kata kunci: Penyangkalan, Marah, Penawaran, Depresi, Penerimaan.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Penyangkalan, Marah, Penawaran, Dep
Subjects: Humanities
Divisions: Faculty of Humanities > Department of Indonesian Literature
Depositing User: Mr Dwi Widaryanto FIB
Date Deposited: 11 Aug 2026 06:26
Last Modified: 11 Aug 2026 06:26
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/58965

Actions (login required)

View Item View Item