Herlambang, Bintang (2026) DEGRADASI NILAI KEMANUSIAAN PADA LIRIK LAGU “ORANG-ORANG DI KERUMUNAN”, “HARI TERAKHIR PERADABAN”, DAN “HAL-HAL INI TERJADI” KARYA FSTVLST: KAJIAN SEMIOTIKA RIFFATERRE. Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Budaya.
|
Text
SI2507 Bintang Herlambang 13010122130071 OK_1.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
SI2507 Bintang Herlambang 13010122130071 OK_2.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
SI2507 Bintang Herlambang 13010122130071 OK_3.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
SI2507 Bintang Herlambang 13010122130071 OK_4.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
SI2507 Bintang Herlambang 13010122130071 OK.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Lirik lagu sering kali memuat makna tersembunyi yang tidak dapat dipahami hanya
melalui arti bahasanya secara langsung, termasuk lirik-lirik FSTVLST yang banyak
menggunakan simbol, metafora, ironi, dan pengulangan. Oleh karena itu, penelitian
ini bertujuan untuk mengungkap makna yang terkandung dalam tiga lirik lagu karya
FSTVLST, yaitu “Orang-Orang di Kerumunan”, “Hari Terakhir Peradaban”, dan
“Hal-Hal Ini Terjadi”. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan
metode deskriptif untuk penyajian hasil analisis. Ketiga objek penelitian tersebut
dikaji menggunakan pendekatan semiotika Michael Riffaterre yang digunakan
untuk menelusuri ketidaklangsungan ekspresi, pembacaan heuristik dan
hermeneutik, matriks, model, varian, hipogram aktual, dan hipogram potensial.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga lirik tersebut memuat makna tentang
kemerosotan nilai kemanusiaan dalam kehidupan modern yang tampak melalui
rusaknya empati, runtuhnya nilai moral dan spiritual, serta hilangnya arah hidup
manusia.
Kata kunci: semiotika, makna, lirik lagu, interpretasi, kemanusiaan
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Lirik lagu sering kali memuat makna tersembunyi yang tidak dapat dipahami hanya melalui arti bahasanya secara langsung, termasuk lirik-lirik FSTVLST yang banyak menggunakan simbol, metafora, ironi, dan pengulangan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengungkap makna yang terkandung dalam tiga lirik lagu karya FSTVLST, yaitu “Orang-Orang di Kerumunan”, “Hari Terakhir Peradaban”, dan “Hal-Hal Ini Terjadi”. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif untuk penyajian hasil analisis. Ketiga objek penelitian tersebut dikaji menggunakan pendekatan semiotika Michael Riffaterre yang digunakan untuk menelusuri ketidaklangsungan ekspresi, pembacaan heuristik dan hermeneutik, matriks, model, varian, hipogram aktual, dan hipogram potensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga lirik tersebut memuat makna tentang kemerosotan nilai kemanusiaan dalam kehidupan modern yang tampak melalui rusaknya empati, runtuhnya nilai moral dan spiritual, serta hilangnya arah hidup manusia. Kata kunci: semiotika, makna, lirik lagu, interpretasi, kemanusiaan |
| Subjects: | Humanities |
| Divisions: | Faculty of Humanities > Department of Indonesian Literature |
| Depositing User: | Mr Dwi Widaryanto FIB |
| Date Deposited: | 24 Jul 2026 02:38 |
| Last Modified: | 24 Jul 2026 02:38 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/57607 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
