Rumaisa, Afrili and Andriany, Megah (2026) Fungsi Keluarga Warga Binaan Pemasyarakatan Dengan Kasus Narkoba Di Lapas Indonesia. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
22020122140179_Afrili Rumaisa_Halaman Depan.pdf Download (604kB) |
|
|
Text
22020122140179_Afrili Rumaisa_Bab 1.pdf Restricted to Registered users only Download (273kB) |
|
|
Text
22020122140179_Afrili Rumaisa_Bab 2.pdf Restricted to Registered users only Download (338kB) |
|
|
Text
22020122140179_Afrili Rumaisa_Bab 3.pdf Restricted to Registered users only Download (292kB) |
|
|
Text
22020122140179_Afrili Rumaisa_Bab 4.pdf Restricted to Registered users only Download (283kB) |
|
|
Text
22020122140179_Afrili Rumaisa_Bab 5.pdf Restricted to Registered users only Download (311kB) |
|
|
Text
22020122140179_Afrili Rumaisa_Bab 6.pdf Restricted to Registered users only Download (252kB) |
|
|
Text
22020122140179_Afrili Rumaisa_Dafpus.pdf Download (212kB) |
|
|
Text
22020122140179_Afrili Rumaisa_Lampiran.pdf Restricted to Registered users only Download (921kB) |
|
|
Text
22020122140179_Afrili Rumaisa_Full Draft.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
Abstract
Pemenjaraan pada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) kasus narkoba dapat memengaruhi fungsi keluarga akibat keterbatasan interaksi, perubahan peran, stigma sosial, dan tekanan psikologis selama masa pemidanaan. Kondisi tersebut berdampak pada dukungan emosional, komunikasi, dan keterlibatan keluarga
terhadap WBP. Penelitian ini bertujuan menggambarkan fungsi keluarga pada WBP kasus narkoba di Indonesia berdasarkan Family APGAR Score. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional pada 244 WBP kasus narkoba di Lapas dan Rutan di wilayah DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sulawesi Tengah yang dipilih melalui quota sampling. Instrumen yang digunakan adalah Family APGAR Score dengan analisis univariat berupa distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki fungsi keluarga kategori baik (79,87%), dengan mayoritas berada pada kategori selalu pada dimensi adaptasi, kemitraan, pertumbuhan, afeksi, dan resolusi. Temuan ini menunjukkan bahwa sebagian besar keluarga masih mampu mendukung WBP selama masa pemidanaan meskipun beberapa aspek belum optimal. Oleh karena itu, diperlukan penguatan intervensi berbasis keluarga melalui pendekatan family-centered care untuk mendukung rehabilitasi dan reintegrasi sosial WBP kasus narkoba.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Fungsi Keluarga, Family APGAR, Warga Binaan Pemasyarakatan Kasus Narkoba. |
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Department of Nursing |
| Depositing User: | Keperawatan Undip |
| Date Deposited: | 25 Jun 2026 08:44 |
| Last Modified: | 25 Jun 2026 08:44 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/54103 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
