Novita, Helena Della and Naviati, Elsa (2026) Hubungan Antara Intensitas Penggunaan Gadget dengan Risiko Gangguan Pemusatan Perhatian dan Hiperaktivitas pada Anak Prasekolah Usia 3-6 Tahun. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
22020122140220_ Helena Della Novita_Cover-Abstract.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
22020122140220_ Helena Della Novita_BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (163kB) |
|
|
Text
22020122140220_ Helena Della Novita_BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (350kB) |
|
|
Text
22020122140220_ Helena Della Novita_BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (412kB) |
|
|
Text
22020122140220_ Helena Della Novita_BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (246kB) |
|
|
Text
22020122140220_ Helena Della Novita_BAB V .pdf Restricted to Registered users only Download (235kB) |
|
|
Text
22020122140220_ Helena Della Novita_BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (133kB) |
|
|
Text
22020122140220_ Helena Della Novita_DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (198kB) |
|
|
Text
22020122140220_ Helena Della Novita_LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
|
|
Text
22020122140220_ Helena Della Novita_Skripsi .pdf Restricted to Registered users only Download (4MB) |
Abstract
Penggunaan gadget yang intensif pada anak prasekolah berpotensi memberikan dampak negatif terhadap perkembangan neurologis, khususnya terkait risiko Gangguan Pemusatan Perhatian dan Hiperaktivitas (GPPH). Prevalensi GPPH di Indonesia diperkirakan mencapai 5% dengan peningkatan kasus sekitar 2,4% per tahun, sementara data BPS 2025 menunjukkan 48,67% anak usia 0–6 tahun di Jawa Tengah telah menggunakan telepon seluler. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan antara intensitas penggunaan gadget dengan risiko GPPH pada anak prasekolah usia 3–6 tahun di TK III Pertiwi Tembalang. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional. Total sampel sebanyak 94 responden dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner intensitas penggunaan gadget dan kuesioner Abbreviated Conners' Teacher Rating Scale (ACTRS) yang ditetapkan Kementerian Kesehatan RI. Analisis data menggunakan uji Pearson Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar anak menggunakan gadget dengan intensitas sedang 50%, dan 37,2% anak teridentifikasi berisiko GPPH. Uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara intensitas penggunaan gadget dengan risiko GPPH (p=0,016). Semakin tinggi intensitas penggunaan gadget, semakin besar risiko GPPH pada anak prasekolah. Orang tua dan tenaga kesehatan direkomendasikan untuk membatasi penggunaan gadget sesuai panduan WHO (≤1 jam/hari) dan melakukan skrining GPPH secara berkala guna mencegah dampak jangka panjang pada perkembangan anak.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Gadget, GPPH, Intensitas, Anak Prasekolah, ADHD |
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Department of Nursing |
| Depositing User: | Keperawatan Undip |
| Date Deposited: | 23 Jun 2026 07:54 |
| Last Modified: | 23 Jun 2026 07:54 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/53529 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
