Search for collections on Undip Repository

Faktor Pelindung Perilaku Self-Harm pada Pasien Risiko Bunuh Diri : Studi Kualitatif

Choirunnisa, Reza and Sari, Sri Padma and Cahyaningrum, Dessy Dwi (2026) Faktor Pelindung Perilaku Self-Harm pada Pasien Risiko Bunuh Diri : Studi Kualitatif. [Experiment] (Unpublished)

[thumbnail of Reza Choirunnisa_22020125210140_Halaman Depan.pdf] Text
Reza Choirunnisa_22020125210140_Halaman Depan.pdf

Download (367kB)
[thumbnail of Reza Choirunnisa_22020125210140_Isi Kian.pdf] Text
Reza Choirunnisa_22020125210140_Isi Kian.pdf
Restricted to Registered users only

Download (430kB)
[thumbnail of Reza choirunnisa_22020125210140_Daftar Pustaka.pdf] Text
Reza choirunnisa_22020125210140_Daftar Pustaka.pdf

Download (391kB)
[thumbnail of Reza Choirunnisa_22020125210140_Artikel Kian.pdf] Text
Reza Choirunnisa_22020125210140_Artikel Kian.pdf
Restricted to Registered users only

Download (657kB)

Abstract

Latar Belakang: Self-harm merupakan perilaku melukai diri secara sengaja yang berkaitan dengan distress psikologis, risiko percobaan bunuh diri, dan peningkatan risiko kematian. Perilaku ini sering muncul sebagai bentuk koping maladaptif terhadap tekanan emosional. Pengalaman sosial dan trauma diketahui berperan dalam memicu munculnya perilaku self-harm. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi faktor pelindung perilaku self-harm pada pasien Risiko Bunuh Diri. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi. Partisipan berjumlah tiga pasien dengan diagnosis Risiko Bunuh Diri dan riwayat self-harm yang dipilih menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan dianalisis secara fenomenologis. Hasil: Penelitian menghasilkan tiga tema utama faktor pelindung perilaku self-harm, yaitu dukungan sosial, religiusitas, serta harapan hidup dan masa depan. Dukungan sosial dari keluarga, teman, dan tenaga kesehatan memberikan rasa aman dan meningkatkan kemampuan coping. Religiusitas berperan sebagai kontrol moral internal serta sumber makna hidup. Harapan hidup dan orientasi masa depan menjadi alasan utama pasien untuk bertahan dan tidak melakukan self-harm. Kesimpulan: Faktor pelindung perilaku self-harm pada pasien Risiko Bunuh Diri meliputi dukungan sosial, religiusitas, dan harapan hidup. Ketiga faktor ini berperan dalam meningkatkan ketahanan psikologis dan mencegah perilaku self-harm.

Item Type: Experiment
Uncontrolled Keywords: Self-harm; Risiko Bunuh Diri; Dukungan Sosial; Religiusitas; Harapan Hidup
Subjects: Medicine
Divisions: Faculty of Medicine > Department of Nursing
Depositing User: Keperawatan Undip
Date Deposited: 15 Jun 2026 04:13
Last Modified: 15 Jun 2026 04:13
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/52534

Actions (login required)

View Item View Item