WIJANARKO, Amabel Shafa Rasendriya (2026) ANALISIS PENGARUH MANAJEMEN LABA TERHADAP PENGUNGKAPAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DENGAN CORPORATE GOVERNANCE SEBAGAI VARIABEL MODERASI (Studi Empiris pada Perusahaan Sektor Consumer Non-Cyclical yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2022–2024). Undergraduate thesis, UNDIP: Fakultas Ekonomika & Bisnis.
|
Text (Cover)
1. S - Cover - 12030119140208.pdf - Published Version Download (645kB) |
|
|
Text (Abstrak (Inggris))
4. S - Abstrak (Inggris) - 12030119140208.pdf - Published Version Download (625kB) |
|
|
Text (Abstrak (Indonesia))
5. S - Abstrak (Indonesia )- 12030119140208.pdf - Published Version Download (607kB) |
|
|
Text (Daftar Isi)
6. S - Daftar Isi - 12030119140208.pdf - Published Version Download (672kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
12. S - Daftar Pustaka - 12030119140208.pdf - Published Version Download (699kB) |
|
|
Text (Fulltext PDF Bookmarks)
16. S - Fulltext PDF Bookmarks - 12030119140208.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh manajemen laba terhadap pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR) serta menguji peran moderasi mekanisme corporate governance dalam hubungan tersebut. Populasi penelitian ini adalah perusahaan sektor consumer non-cyclical yang terdaftar di
Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode 2022–2024. Dengan menggunakan metode purposive sampling, diperoleh sampel akhir sebanyak 114 observasi dari 38 perusahaan. Pengungkapan CSR diukur menggunakan metode content analysis berdasarkan 117 item GRI Standards 2021, sedangkan manajemen laba diproksikan dengan discretionary accruals yang dihitung menggunakan Modified Jones Model. Corporate governance diproksikan melalui lima indikator, yaitu ukuran dewan komisaris, frekuensi rapat dewan komisaris, kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, dan ukuran komite audit. Data dianalisis menggunakan Moderated Regression Analysis (MRA) dengan IBM SPSS. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa manajemen laba berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengungkapan CSR, yang mengindikasikan bahwa perusahaan dengan tingkat manajemen laba yang lebih tinggi cenderung mengungkapkan CSR lebih luas sebagai strategi untuk mengalihkan perhatian pemangku kepentingan dari perilaku
pelaporan keuangan yang oportunistik. Di antara kelima proksi corporate governance, hanya ukuran dewan komisaris yang terbukti secara signifikan memperlemah pengaruh manajemen laba terhadap pengungkapan CSR. Sementara itu, frekuensi rapat dewan komisaris, kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, dan ukuran komite audit tidak terbukti berpengaruh signifikan sebagai variabel moderasi. Temuan ini memberikan bukti empiris dalam kerangka teori keagenan, teori legitimasi, dan teori stakeholder pada konteks perusahaan publik di Indonesia.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Manajemen Laba, Pengungkapan Corporate Social Responsibility, Corporate Governance, Dewan Komisaris, Modified Jones Model |
| Subjects: | Economics and Business > Accounting Economics and Business |
| Divisions: | Faculty of Economics and Business > Department of Accounting |
| Depositing User: | Akuntansi Lib |
| Date Deposited: | 10 Jun 2026 04:40 |
| Last Modified: | 10 Jun 2026 04:40 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/52076 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
