Putri, Dian Selia and Sari, Sri Padma and Kandar, Kandar (2026) Pengalaman Psikiater dalam Menangani Pasien dengan Perilaku Self-Harm : Studi Kualitatif. [Experiment] (Unpublished)
|
Text
Dian Selia Putri_22020125210046_Halaman Depan.pdf Download (364kB) |
|
|
Text
Dian Selia Putri_22020125210046_Isi.pdf Restricted to Registered users only Download (258kB) |
|
|
Text
Dian Selia Putri_22020125210046_Daftar Pustaka.pdf Download (166kB) |
|
|
Text
Dian Selia Putri_22020125210046_Artikel KIAN Full.pdf Restricted to Registered users only Download (472kB) |
Abstract
Latar Belakang: Self-harm merupakan perilaku melukai diri sendiri yang berkaitan dengan distress emosional, gangguan psikologis, dan peningkatan risiko bunuh diri sehingga memerlukan penanganan yang tepat dalam pelayanan kesehatan jiwa. Psikiater memiliki peran penting dalam asesmen, terapi, serta pendekatan psikologis terhadap pasien dengan perilaku self-harm. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi
pengalaman psikiater dalam menangani pasien dengan perilaku self-harm di RSJD Dr. Amino Gondohutomo. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi deskriptif. Partisipan berjumlah tiga psikiater yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam menggunakan pedoman wawancara terstruktur dan dianalisis menggunakan
analisis tematik. Hasil: Penelitian menghasilkan tiga tema utama, yaitu faktor yang melatarbelakangi perilaku self-harm, kompleksitas kondisi klinis pada pasien dengan perilaku self-harm, serta pendekatan psikologis dan komunikasi terapeutik dalam penanganan pasien self-harm. Perilaku self-harm dipengaruhi oleh tekanan emosional, konflik keluarga, bullying, masalah interpersonal, dan ketidakmampuan pasien dalam
mengelola emosi secara adaptif. Sebagian besar pasien memiliki gangguan psikologis seperti depresi, gangguan bipolar, kecemasan, dan gangguan kepribadian, meskipun
terdapat pula pasien tanpa diagnosis gangguan jiwa yang spesifik. Penanganan pasien self-harm memerlukan pendekatan empatik, profesional, suportif, dan holistik melalui komunikasi terapeutik serta dukungan multidisiplin. Kesimpulan: Pengalaman psikiater dalam menangani pasien dengan perilaku self-harm menunjukkan bahwa perilaku tersebut memiliki latar belakang psikologis dan psikososial yang kompleks sehingga pendekatan psikologis, komunikasi terapeutik, dan pelayanan yang humanis menjadi bagian penting dalam mendukung proses pemulihan pasien.
| Item Type: | Experiment |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | self-harm; psikiater; kesehatan jiwa |
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Department of Nursing |
| Depositing User: | Keperawatan Undip |
| Date Deposited: | 08 Jun 2026 04:09 |
| Last Modified: | 08 Jun 2026 04:09 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/51967 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
