Nazhifa, Salsabilla Nurul and Setianingsih, Endang larasati (2026) PUBLIC VALUE DALAM PENERAPAN LAYANAN ELECTRONIC TRAFFIC LAW ENFORCEMENT (ETLE) DI KOTA SEMARANG. Undergraduate thesis, FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS DIPONEGORO.
|
Text
Salsabilla Nurul Nazhifa_14020122140171_COVER.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (746kB) |
|
|
Text
Salsabilla Nurul Nazhifa_14020122140171_BAB I.pdf - Submitted Version Download (1MB) |
|
|
Text
Salsabilla Nurul Nazhifa_14020122140171_BAB II.pdf - Submitted Version Download (614kB) |
|
|
Text
Salsabilla Nurul Nazhifa_14020122140171_BAB III.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
|
|
Text
Salsabilla Nurul Nazhifa_14020122140171_BAB IV.pdf - Submitted Version Download (254kB) |
|
|
Text
Salsabilla Nurul Nazhifa_14020122140171_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Download (297kB) |
|
|
Text
Salsabilla Nurul Nazhifa_14020122140171_LAMPIRAN.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) merupakan sistem penegakan hukum
lalu lintas berbasis teknologi yang diterapkan oleh Kepolisian Negara Republik
Indonesia untuk meningkatkan ketertiban berlalu lintas. Kota Semarang menjadi
salah satu wilayah yang telah mengimplementasikan ETLE sebagai bagian dari
modernisasi pelayanan publik. Namun dengan demikian, penerapan ETLE masih
dihadapkan pada berbagai permasalahan, seperti peningkatan jumlah kendaraan
bermotor yang signifikan, masih tingginya angka pelanggaran lalu lintas, belum
meratanya pemasangan kamera pengawasan, rendahnya tingkat sosialisasi dan
pemahaman masyarakat, serta kedisiplinan pengguna jalan yang masih rendah.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis public value dalam penerapan layanan
ETLE di Kota Semarang serta mengidentifikasi faktor-faktor pendorong dan
penghambatnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode
deskriptif melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan
Ditlantas Polda Jawa Tengah, Satlantas Polrestabes Semarang, serta masyarakat.
Analisis menggunakan teori Public Value dari Mark H. Moore (1995) yang
meliputi dimensi service, trust, dan outcome, serta teori pendukung yaitu kualitas
pelayanan publik dari Moenir (2010). Hasil penelitian menunjukkan bahwa
penerapan ETLE telah memberikan dampak positif dalam meningkatkan
efektivitas penegakan hukum dan kepatuhan masyarakat, terutama pada dimensi
outcome. Namun, pada dimensi service dan trust masih ditemukan kendala,
khususnya pada pemerataan sarana, kualitas informasi layanan, serta transparansi
dan pemahaman publik. Faktor pendorong meliputi kesadaran aparatur,
organisasi, kemampuan, serta sarana prasarana, sedangkan faktor peraturan masih
perlu diperkuat. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan sosialisasi,
transparansi informasi, kualitas layanan, serta optimalisasi sarana prasarana guna
menghasilkan public value yang lebih optimal.
Kata Kunci : Public Value, ETLE, Penegakan Hukum Lalu Lintas,
Pelayanan Publik.
122 Administrasi Publik 2026
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of Public Administration |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 07 Apr 2026 06:43 |
| Last Modified: | 07 Apr 2026 06:43 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/48655 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
