Nugroho, Awang Luhur and Maesaroh, Maesaroh (2026) KAPASITAS KELEMBAGAAN DINAS PEMADAM KEBAKARAN DALAM PENYELENGGARAAN LAYANAN DARURAT DI KOTA SEMARANG. Undergraduate thesis, FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS DIPONEGORO.
|
Text
Awang Luhur Nugroho_14020122130062_Cover.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (848kB) |
|
|
Text
Awang Luhur Nugroho_14020122130062_Bab 1.pdf - Submitted Version Download (616kB) |
|
|
Text
Awang Luhur Nugroho_14020122130062_Bab 2.pdf - Submitted Version Download (431kB) |
|
|
Text
Awang Luhur Nugroho_14020122130062_Bab 3.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (643kB) |
|
|
Text
Awang Luhur Nugroho_14020122130062_Bab 4.pdf - Submitted Version Download (16kB) |
|
|
Text
Awang Luhur Nugroho_14020122130062_Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version Download (247kB) |
|
|
Text
Awang Luhur Nugroho_14020122130062_Lampiran.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (832kB) |
Abstract
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang menghadapi tantangan kompleks dalam
penyelenggaraan layanan darurat, meliputi meningkatnya beban layanan nonkebakaran, defisit personel, serta keterbatasan sarana prasarana operasional.
Penelitian ini bertujuan menganalisis kapasitas kelembagaan Dinas Pemadam
Kebakaran dalam penyelenggaraan layanan darurat di Kota Semarang sekaligus
mengidentifikasi faktor pendorong dan penghambatnya. Penelitian menggunakan
pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara
mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan dipilih secara purposive sampling
yang meliputi unsur pimpinan, petugas operasional, dan masyarakat pengguna
layanan. Validasi data dilakukan melalui triangulasi sumber dan metode. Kerangka
analisis mengacu pada teori kapasitas kelembagaan Grindle (1997) yang mencakup
tiga dimensi: pengembangan sumber daya manusia, penguatan organisasi, dan
reformasi kelembagaan. Hasil penelitian menunjukkan kapasitas kelembagaan telah
berjalan namun belum sepenuhnya optimal. Dimensi pengembangan SDM mampu
menopang fungsi operasional, meskipun terkendala defisit kuantitas personel,
distribusi pelatihan yang belum merata, dan tantangan keberlanjutan psikologis
petugas. Dimensi penguatan organisasi relatif kuat secara struktural, namun
terhambat minimnya pembaruan sarana prasarana strategis dan absennya sistem
penghargaan berbasis kinerja. Dimensi reformasi kelembagaan berjalan optimal,
ditunjukkan melalui pembaruan SOP, integrasi command center, dan inovasi berbasis
teknologi. Faktor pendorong kapasitas kelembagaan adalah komitmen bersama dan
kepemimpinan yang kondusif, sedangkan faktor penghambat utama adalah
responsivitas peraturan yang belum optimal akibat kesenjangan antara SOP dan
dinamika kondisi lapangan.
Kata kunci: Kapasitas kelembagaan, Kota Semarang, Layanan darurat, Pemadam
kebakaran.
121 Administrasi Publik 2026
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of Public Administration |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 07 Apr 2026 04:36 |
| Last Modified: | 07 Apr 2026 04:36 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/48643 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
