Nabila, Salma and Nancy, Marsha Yoke (2026) Gambaran Pengetahuan Kegawatdaruratan Polisi Lalu Lintas Tentang Bantuan Hidup Dasar Cardiac Arrest Di Kabupaten Klaten. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
22020121140254-Salma Amanda Halaman Depan.pdf Download (4MB) |
|
|
Text
22020121140254-Salma Amanda Nabila-Bab I.pdf Restricted to Registered users only Download (585kB) |
|
|
Text
22020121140254-Salma Amanda Nabila-Bab II.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
22020121140254-Salma Amanda Nabila-Bab III.pdf Restricted to Registered users only Download (847kB) |
|
|
Text
22020121140254-Salma Amanda Nabila-Bab IV.pdf Restricted to Registered users only Download (651kB) |
|
|
Text
22020121140254-Salma Amanda Nabila-Bab V.pdf Restricted to Registered users only Download (625kB) |
|
|
Text
22020121140254-Salma Amanda Nabila-Bab VI.pdf Restricted to Registered users only Download (529kB) |
|
|
Text
22020121140254-Salma Amanda Nabila-Daftar Pustaka.pdf Download (608kB) |
|
|
Text
22020121140254-Salma Amanda Nabila-Lampiran.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
|
|
Text
22020121140254-Salma Amanda Nabila-Full.pdf Restricted to Registered users only Download (4MB) |
Abstract
Henti jantung akibat kecelakaan lalu lintas merupakan kondisi kegawatdaruratanyang membutuhkan penanganan segera melalui Bantuan Hidup Dasar (BHD) untukmeningkatkan peluang keselamatan korban. Polisi lalu lintas sebagai petugaspertama di lokasi kejadian memiliki peran strategis dalam pemberian pertolonganawal pada kasus henti jantung di luar rumah sakit. Penelitian ini bertujuanmenggambarkan tingkat pengetahuan polisi lalu lintas di Kabupaten Klatenmengenai BHD pada kasus cardiac arrest berdasarkan karakteristik pendidikan,pelatihan, dan pengalaman kegawatdaruratan. Penelitian ini menggunakan desaindeskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 95anggota polisi lalu lintas dengan teknik total sampling. Pengumpulan datadilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan BHD yang telah diuji validitas danreliabilitas, kemudian dianalisis secara deskriptif menggunakan distribusi frekuensidan persentase. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar respondenberpendidikan S1 (57,9%), seluruh responden pernah mengikuti pelatihan BHD(100%), dan mayoritas belum memiliki pengalaman menghadapi kegawatdaruratansecara langsung (64,2%). Tingkat pengetahuan berada pada kategori baik sebesar54,7%, namun masih terdapat 45,3% responden dengan kategori kurang, terutamapada aspek teknis tindakan yang harus dihentikan selama resusitasi dan posisipemulihan korban. Kesimpulan menunjukkan bahwa pengetahuan polisi lalu lintastentang BHD tergolong cukup baik, tetapi masih memerlukan penguatan melaluipemanfaatan aplikasi pembelajaran BHD yang lebih hemat biaya, mudah diakses,dan berkelanjutan untuk meningkatkan keterampilan serta kesiapsiagaan dalampenanganan cardiac arrest di lapangan. Disarankan adanya penguatan kebijakan,pelatihan terstandar, kolaborasi lintas sektor, serta pengembangan penelitian gunameningkatkan kesiapsiagaan dan efektivitas penanganan henti jantung di luarrumah sakit.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pengetahuan polisi lalu lintas, Bantuan Hidup Dasar, Henti Jantung |
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Department of Nursing |
| Depositing User: | Nisnaeni_ N_ Keperawatan_FK |
| Date Deposited: | 13 Mar 2026 07:24 |
| Last Modified: | 13 Mar 2026 07:24 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/47504 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
