Purba, Pretty Theodora and Dwimawanti, Ida Hayu and Herawati, Augustin Rina (2025) Public-Private Partnership Dalam Pengembangan Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (Khdtk) Universitas Diponegoro. Masters thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK.
|
Text
SAMPUL.pdf - Submitted Version Download (911kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf - Submitted Version Download (809kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf - Submitted Version Download (696kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB V.pdf - Submitted Version Download (208kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Download (424kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (410kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Public-Private Partnership
(PPP) dalam pengelolaan Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK)
Universitas
Diponegoro,
serta
mengidentifikasi
faktor-faktor
penghambat
penerapannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan
pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penerapan PPP
dilanalisis berdasarkan empat indikator yaitu alokasi risiko, output atau hasil, kontrak/
kesepakatan formal dan keberlanjutan jangka panjang (Yescombe 2007 dan Spackman
2002) serta faktor penghambat penerapan Public-Private Partnership yang
dikemukakan oleh Shenhar dan Dvir (2007) serta Grimsey dan Lewis (2004) yaitu
kompleksitas teknis dan risiko sosial lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
penerapan Public-Private Partnership dalam pengelolaan KHDTK Universitas
Diponegoro belum berjalan optimal pada aspek infrastruktur, pemanfaatan, maupun
penelitian. Infrastruktur yang dibangun melalui pola CSR-Based PPP hanya
menghasilkan output fisik tanpa keberlanjutan operasional akibat tidak adanya
mekanisme risk sharing, serta lemahnya pembagian tanggung jawab dengan mitra.
Pada aspek pemanfaatan kawasan, kegiatan rehabilitasi dan pemberian akses lahan
kepada masyarakat memberi manfaat ekologis dan sosial, namun belum didukung oleh
evaluasi yang memadai sehingga keberlanjutan pemanfaatannya belum terjamin. Pada
aspek penelitian, kawasan masih digunakan sebagai lokasi studi, namun program riset
strategis tidak berlanjut karena keterbatasan sumber daya dan tidak berfungsinya
fasilitas utama. Selain itu, penerapan Public-Private Partnership terhambat oleh
kompleksitas teknis dan risiko sosial-lingkungan, terutama terkait kompetensi SDM,
ketiadaan SOP, dan lemahnya komunikasi dengan masyarakat. Temuan tersebut
menunjukkan adanya capacity gap kelembagaan yang menyebabkan prinsip Public
Private Partnership belum terpenuhi secara menyeluruh.
Kata kunci: Public-Private Partnership, CSR-Based PPP, keberlanjutan.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Master Program in Public Administration |
| Depositing User: | Rusmanto MAP |
| Date Deposited: | 10 Mar 2026 04:58 |
| Last Modified: | 10 Mar 2026 04:58 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/47106 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
