Ayuningputri, Mega Fitria and Dwimawanti, Ida Hayu (2014) Implementasi Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No 23 Tahun 2014 Tentang Standar Pelayanan Minimal Pendidikan Dasar di SMP PGRI 2 Kota Semarang. Masters thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK.
|
Text
SAMPUL.pdf - Submitted Version Download (3MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf - Submitted Version Download (5MB) |
|
|
Text
BAB II.pdf - Submitted Version Download (7MB) |
|
|
Text
BAB III.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf - Submitted Version Download (23MB) |
|
|
Text
BAB V.pdf - Submitted Version Download (1MB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Download (741kB) |
Abstract
Standar pelayanan minimum pendidikan merupakan tolok ukur kinerja pelayanan
pendidikan yang diselenggarakan pemerintah. Seberapa besar tingkat kesesuaian antara
pelayanan pendidikan yang telah dilaksanakan dengan kebijakan standar pelayanan minimum
yang dapat dijadikan indikator untuk mengukur kinerja pendidikan, mendiskripsikan dan
menganalisis implementasi kebijakan SPM Pendidikan Dasar dan faktor-faktor menghambat
dan mendukung kebijakan SPM Pendidikan Dasar yang pada akhirnya dapat melahirkan
program-program pendidikan yang lebih baik. Dari hasil kajian implementasi kebijakan SPM
Pendidikan Dasar di SMP PGRI 2 Semarang banyak terdapat permasalahan meliputi,
kurangnya ketersediaan peserta didik, kurangnya ketersediaan kualifikasi tenaga pendidik dan
sertifikasi tenaga pendidik, dan kurangnya sarana prasarana. SMP PGRI 2 Kota Semarang
belum memberikan pelayanan pendidikan yang sesuai kebijakan SPM Pendidikan Dasar.
Tujuan penelitian ini adalah mendiskripsikan dan menganalisis Implementasi Permendiknas
No 23 Tahun 2014 Tentang Standar Pelayanan Minimal Pendidikan Dasar di SMP PGRI 2
Kota Semarang; dan faktor-faktor mendukung atau menghambat Permendiknas No. 23 Tahun
2013 tentang Standar Pelayanan Minimal Pendidikan Dasar Pada SMP PGRI 2 di Kota
Semarang. Teori implementasi kebijakan yang digunakan yaitu Model Implementasi Top
Down dari Teori George Edwards III. Tipe penelitian yang digunakan adalah kualitatif
deskriptif dan teknik analisis yang digunakan taksonomi. Hasil temuan yang diperoleh adalah
pencapaian keberhasilan kebijakan SPM Pendidikan Dasar di SMP PGRI 2 Kota Semarang,
kurangnya jumlah peserta didik, kurangnya sarana prasarana, ketidaksesuaian kualifikasi
tenaga pendidik, menerapkan kurikulum KTSP, menerapkan MBS, menerapkan penilaian
pendidikan, dan kesesuaian penjaminan mutu pendidikan. Faktor-faktor yang mendukung
atau menghambat pelaksanaan kebijakan SPM Pendidikan Dasar di SMP PGRI 2 Kota
Semarang yaitu kurangnya komunikasi, kurang memanfaatkan sumberdaya, kurangnya sikap
yang mendukung dan kurang sesuainya struktur birokrasi. Rekomendasi yang diberikan oleh
Peneliti yaitu Pemerintah melalui Menteri Pendidikan membuat kebijakan mengenai
pencabutan ijin proses belajar mengajar pada satuan pendidikan yang tidak sesuai kebijakan
SPM Pendidikan Dasar, sehingga dapat dicapai tujuan kebijakan SPM Pendidikan Dasar
yaitu meningkatkan mutu pendidikan.
Kata Kunci : Implementasi, Standar Pelayanan Minimal Pendidikan Dasar, SMP PGRI 2 Kota Semarang
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Master Program in Public Administration |
| Depositing User: | Rusmanto MAP |
| Date Deposited: | 09 Mar 2026 02:45 |
| Last Modified: | 09 Mar 2026 02:45 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/46912 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
