Puspitarini, Sofia (2026) Pendekatan Paleoekologi Berdasarkan Diatom untuk Rekonstruksi Perubahan Lingkungan di Danau Hanjalutung, Kalimantan Tengah. Masters thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Text
1. Cover Tesis_Sofia P.pdf Download (222kB) |
|
|
Text
2. Halaman pengesahan_Sofia P.pdf Download (303kB) |
|
|
Text
5. Abstrak_Sofia P.pdf Download (111kB) |
|
|
Text
6. Abstract_Sofia P.pdf Download (106kB) |
|
|
Text
8. Daftar Isi_Sofia P.pdf Download (70kB) |
|
|
Text
12. BAB I_Sofia P.pdf Download (111kB) |
|
|
Text
17. Daftar Pustaka_Sofia P.pdf Download (555kB) |
|
|
Archive
Sofia Puspitarini.zip Restricted to Repository staff only Download (21MB) | Request a copy |
Abstract
Danau Hanjalutung merupakan danau oxbow yang terletak di Palangka Raya,
Kalimantan Tengah, dan berperan penting dalam mendukung keanekaragaman
hayati dan sosial masyarakat setempat. Namun, ancaman di sekitar danau
menyebabkan sedimentasi, gangguan ekosistem, dan pencemaran air. Diatom yang
sensitif terhadap perubahan lingkungan dan terawetkan dalam sedimen dapat
dimanfaatkan sebagai indikator biologis dalam kajian paleoekologi. Penelitian ini
bertujuan untuk mengkaji perubahan lingkungan dan menilai kualitas air Danau
Hanjalutung berdasarkan rekonstruksi serta keanekaragaman diatom sebagai
dukungan terhadap pencapaian SDGs nomor 6. Penentuan titik sampling dilakukan
menggunakan metode purposive sampling. Sampel sedimen diatom diambil dengan
menggunakan Russian correr, kemudian di potong setiap 1 cm, di digesti dengan
HCl dan H2O2, dibuat preparat dengan perekat Naphrax, dan Identifikasi diatom
diamati menggunakan mikroskop perbesaran 1000 kali. Analisis Indeks
Keanekaragaman (H’), Indeks Keseragaman (E), Indeks Dominansi (D), dan BrayCurtis menggunakan PAST 4.10, kemudian untuk analisis stratigrafi diatom dengan
menggunakan C2 1.7.7, serta penilaian kualitas air berbasis indeks diatom
menggunakan OMNIDIA 6.1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada Site 1
ditemukan 11 genus sedangkan pada Site 2 15 genus. Nilai Indeks keanekaragaman
di Site 1 berkisar antara 0,65 – 2,81 dan di Site 2 antara 0,58 – 2,63, yang
menunjukkan variasi struktur komunitas diatom. Indeks dominansi pada Site 1
kedalaman 60 cm dan Site 2 kedalaman 120 cm mencapai 1, hal ini menandakan
terdapat dominansi spesies yang mencerminkan perubahan kondisi lingkungan.
Analisis klaster Bray-Curtis membagi sedimen di site 1 menjadi empat zona dan
site 2 menjadi tiga zona. Nilai Indeks Diatom Generik (IDG) menunjukkan kondisi
oligotrofik pada Site 1 serta mesotrofik hingga oligotrofik pada Site 2, yang secara
paleoekologi mencerminkan stabilitas ekosistem Danau Hanjalutung.
Kata Kunci: Diatom, Danau Hanjalutung, Danau Oxbow, Rekonstruksi,
Paleoekologi
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Master Program in Biology |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 05 Mar 2026 04:04 |
| Last Modified: | 05 Mar 2026 04:04 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/46649 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
