JUFRI, Reza Muzzamil and Maryono, Maryono and Muhammad, Fuad (2026) PERENCANAAN STRATEGIS PENGELOLAAN LAHAN PASCATAMBANG BAUKSIT DI PULAU BINTAN KEPULAUAN RIAU. Masters thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO.
|
Text
COVER-1 (1).pdf Download (42kB) |
|
|
Text
COVER.pdf Restricted to Repository staff only Download (783kB) |
|
|
Text
1. BAB I.pdf Download (933kB) |
|
|
Text
2. BAB II.pdf Download (733kB) |
|
|
Text
3. BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (514kB) |
|
|
Text
4. BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
5. BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (172kB) |
|
|
Text
6. Daftar Pustaka.pdf Download (262kB) |
|
|
Text
7. Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (373kB) |
Abstract
Penelitian ini berjudul Perencanaan Strategis Pengelolaan Lahan Pascatambang Bauksit Di Pulau Bintan Kepulauan Riau, yang dilatarbelakangi terlantarnya kegiatan pascatambang di Pulau Bintan pasca kegiatan penambangan bauksit terkahir kali pada akhir tahun 2013. Terlantarnya pelaksanaan pascatambang ini mengakibatkan terjadinya dampak lingkungan hidup (aspek ekologi dan sosial ekonomi). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kondisi eksisting lahan pascatambang bauksit di pulau bintan ditinjau dari aspek ekologi, sosial ekonomi, tata ruang dan kebijakan ; mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan pascatambang di Pulau Bintan, serta ; bagaimana strategi pengelolaan pascatambang di Pulau Bintan. Metode yang digunakan adalah campuran dari metode kuantitatif dan metode kualitiatif. Data primer diperoleh melalui pengamatan lapangan dan wawancara dengan masyarakat dan instansi terkait. Data sekunder berasal dari Dinas ESDM Provinsi Kepulauan Riau dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bintan. Analisis dilakukan terhadap kondisi eksisting ekologi, sosial ekonomi, tata ruang dan kebijakan, serta dilakukan analisis SWOT untuk merumuskan strategi pengelolaan Pascatambang Bauksit di Pulau Bintan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sejak berakhirnya masa penambangan pada akhir tahun 2013, lahan pascatambang sampai saat ini masih bersifat asam (pH 4–5) dengan kandungan bahan organik rendah (1,2–1,8%). Kualitas air umumnya memenuhi baku mutu Kelas II (Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021). Vegetasi pionir seperti melastoma malabathricum dan acacia mangium tumbuh alami, menandakan proses suksesi ekologis secara alami. Analisa terhadap kondisi sosial ekonomi menunjukkan tingginya ketergantungan masyarakat kegiatan tambang bauksit. Kondisi tata ruang Kabupaten Bintan saat ini belum mengakomodir perencanaan pascatambang yang produktif dan partisipatif terhadap masyarakat. Dari aspek kebijakan, sampai saat ini Pemerintah Pusat masih belum mengeluarkan peraturan pelaksana untuk melaksanakan kegiatan pascatambang yang terlantar dengan menunjuk pihak ketiga dengan menggunakan dana jaminan pascatambang. Analisis SWOT menempatkan pengelolaan pascatambang pada posisi Turn-Around Strategy, yaitu memperbaiki kelemahan internal dengan memanfaatkan peluang eksternal. Strategi yang direkomendasikan meliputi perbaikan pH tanah dan air, revegetasi spesies lokal, pemberdayaan masyarakat berbasis komunitas, serta penyusunan peraturan pelaksana untuk peengelolaan lahan pascatambang bauksit yang terlantar. Penelitian ini menegaskan bahwa pengelolaan pascatambang berkelanjutan harus mengintegrasikan aspek ekologis, sosial, dan kelembagaan untuk memulihkan fungsi lingkungan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal.
Kata kunci: bauksit, pascatambang, reklamasi, strategi pengelolaan, pembangunan berkelanjutan, Bintan
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | bauksit, pascatambang, reklamasi, strategi pengelolaan, pembangunan berkelanjutan, Bintan |
| Subjects: | Engineering |
| Divisions: | Postgraduate Program > Master Program in Environmental Science |
| Depositing User: | ekana listianawati |
| Date Deposited: | 26 Feb 2026 05:14 |
| Last Modified: | 26 Feb 2026 05:14 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/46088 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
