ASTUTI, EKA WIDI and Hendrawati, Dewi and Aminah, Aminah (2020) KAJIAN YIRIDIS TERHADAP INFORMED CONSENT DALAM TRANSAKSI TERAPEUTIK DI ESTI DERMA AESTHETIC CLINIC TEMBALANG. _052 PDT 2020. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
|
Text
52 Eka Widi Astuti - cover.pdf Restricted to Repository staff only Download (773kB) |
|
|
Text
52 Eka Widi Astuti - abstrak.pdf Download (106kB) |
|
|
Text
52 Eka Widi Astuti - bab 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (416kB) |
|
|
Text
52 Eka Widi Astuti - bab 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (561kB) |
|
|
Text
52 Eka Widi Astuti - bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (267kB) |
|
|
Text
52 Eka Widi Astuti - bab 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (439kB) |
|
|
Text
52 Eka Widi Astuti - bab 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (169kB) |
|
|
Text
52 Eka Widi Astuti - dapus.pdf Download (234kB) |
Abstract
Kecantikan merupakan hal terpenting bagi para wanita. Untuk mendapatkan kecantikan para wanita rela untuk melakukan apa saja agar terlihat cantik dan menarik. Hal tersebut menciptakan potensi usaha bagi para pengusaha untuk berlomba-lomba mendirikan tempat-tempat perawatan tubuh dan wajah bagi para wanita. Tidak semua pengusaha bersedia untuk bertanggung jawab atas kesalahan yang terjadi. Seperti di Klinik Esti Derma yang merupakan klinik perawatan wajah di wilayah Tembalang. Untuk melakukan perawatan (terjadinya transaksi terapeutik) para konsumen diharuskan menandatangani informed consent (perjanjian) yang telah disiapkan dengan berisi syarat-syarat baku.
Permasalahan dalam penelitian ini yaitu bagaimana bentuk informed consent yang diberikan oleh Esti Derma aesthetic clinic Tembalang kepada pasien (konsumen) berdasarkan Pasal 1320 KUHPerdata dan bagaimana tanggung jawab seorang dokter terhadap pasien dalam hukum perdata yang berlaku di Indonesia.
Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif yaitu kegiatan untuk menjelaskan hukum tidak diperlukan dukungan data atau fakta-fakta social yang dikenal hanya bahan hukum, jadi untuk menjelaskan hukum atau untuk mencari makna
dan memberi nilai akan hukum tersebut hanya digunakan konsep hukum dan langkah-langkah yang ditempuh adalah langkah normatif. Spesifikasi penelitian deskriptif analitis yang penulis berusaha menjelaskan mengenai informed consent yang diberikan oleh Esti Derma Aesthetic Clinic Tembalang kepada pasien (konsumen) berdasarkan Pasal 1320 KUHPerdata dan berusaha menjelaskan mengenai tanggung jawab seorang dokter terhadap pasien dalam hukum perdata yang berlaku di Indonesia. Metode analisis yang digunakan adalah Metode Kuantitatif, yaitu menguraikan data secara bermutu dalam bentuk kalimat yang teratur, runtut, logis, tidak tumpang tindih, dan efektif, sehingga memudahkan interpretasi data dan pemahaman hasil analisis.
Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa informed consent yang diberikan oleh klinik Esti Derma berdasarkan Pasal 1320 KUHPerdata masih dapat berlaku, selama tidak ada upaya hukum untuk pembatalan informed consent dan seorang dokter harus bertanggung jawab atas perbuatannya dalam memberikan pelayanan medis kepada pasiennya, walaupun pasien telah menandatangani informed consent bukan berarti dokter terbebas dari tanggung jawab dan gugatan dari pasien. Saran yang
diungkapkan dalam penelitian ini untuk klinik Esti Derma
sebaiknya menghilangkan klausula eksonerasi yang terdapat dalam informed consent, untuk dokter dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada pasien agar lebih berhati-hati.
Kata Kunci: Informed Consent, Transaksi Terapeutik, Esti Derma Aesthetic Clinic
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Informed Consent, Transaksi Terapeutik, Esti Derma Aesthetic Clinic |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Perpus FH |
| Date Deposited: | 29 Jan 2026 07:00 |
| Last Modified: | 29 Jan 2026 07:00 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/44163 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
