Search for collections on Undip Repository

PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PEMBELI BERIKTIKAD BAIK DALAM PERJANJIAN JUAL BELI TANAH BERSERTIFIKAT BUDEL WARISAN (PUTUSAN PENGADILAN NEGERI SRAGEN NOMOR 49/PDT.G/2016/PN.SGN). _168 PDT 2025

NAFTALI, ESTER and Badriyah, Siti Malikhatun and Prananda, Rahandy Rizki (2025) PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PEMBELI BERIKTIKAD BAIK DALAM PERJANJIAN JUAL BELI TANAH BERSERTIFIKAT BUDEL WARISAN (PUTUSAN PENGADILAN NEGERI SRAGEN NOMOR 49/PDT.G/2016/PN.SGN). _168 PDT 2025. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.

[thumbnail of Ester Naftali-cover.pdf] Text
Ester Naftali-cover.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[thumbnail of Ester Naftali-abstrak.pdf] Text
Ester Naftali-abstrak.pdf

Download (170kB)
[thumbnail of Ester Naftali-bab 1.pdf] Text
Ester Naftali-bab 1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (461kB)
[thumbnail of Ester Naftali-bab 2.pdf] Text
Ester Naftali-bab 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (695kB)
[thumbnail of Ester Naftali-bab 3.pdf] Text
Ester Naftali-bab 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (522kB)
[thumbnail of Ester Naftali-bab 4.pdf] Text
Ester Naftali-bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (173kB)
[thumbnail of Ester Naftali-dapus.pdf] Text
Ester Naftali-dapus.pdf

Download (435kB)

Abstract

Tanah memegang peran sentral dalam kehidupan manusia, baik sebagai tempat beraktivitas maupun sebagai sumber mata pencaharian. Dalam aspek kepemilikan tanah, salah satu hak kebendaan yang dapat dialihkan adalah hak milik atas tanah
(Pasal 20 ayat (2) UUPA. Dalam kontekstanah warisan (budel warisan), pengalihan hak wajib memperoleh persetujuan dari seluruh ahli waris, tetapi praktik seringkali menunjukkan bahwa dalam proses peralihan hak, terutama dalam kegiatan jual beli,
terdapat pengalihan hak atas tanah warisan tanpa persetujuan seluruh ahli waris, sebagaimana tercermin dalam Putusan Pengadilan Negeri Sragen Nomor 49/Pdt.G/2016/PN.Sgn. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis akibat hukum pengalihan hak atas tanah warisan tanpa persetujuan ahli waris lainnya dan mengetahui perlindungan hukum terhadap pembeli beriktikad baik dalam jual beli tanah dengan akta PPAT dengan menggunakan pendekatan yuridis normatif (doktrinal) melalui studi dokumen, mengkaji data sekunder berupa peraturan perundang-undangan, keputusan pengadilan, teori hukum, dan literatur serta data dianalisis secara kualitatif dan disajikan secara deskriptif. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa pengalihan hak atas tanah warisan secara sepihak dikategorikan sebagai perbuatan melawan hukum (Pasal 1365 KUHPerdata) yang dapat memberikan hak kepada ahli waris lainnya untuk mengajukan gugatan pembatalan (Pasal 834 KUHPerdata). Meskipun demikian, praktik tersebut juga menimbulkan dampak pada pihak ketiga, terutama pembeli beriktikad baik.
Berdasarkan kriteria pembeli beriktikad baik (Pasal 521 KUHPerdata, SEMA No. 4 Tahun 2016, dan SEMA No. 7 Tahun 2012), pembeli yang tidak mengetahui adanya cacat dalam proses peralihan hak patut mendapatkan perlindungan hukum sesuai asas keadilan dan ketentuan yang berlaku sehingga ahli waris dapat menuntut
ganti rugi terhadap pelaku pengalihan sepihak, namun hak-hak pembeli beriktikad baik harus tetap dipertahankan.
Kata Kunci: Tanah Warisan, Ahli Waris, Jual Beli Tanah, Perbuatan Melawan Hukum, Pembeli Beriktikad Baik.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Tanah Warisan, Ahli Waris, Jual Beli Tanah, Perbuatan Melawan Hukum, Pembeli Beriktikad Baik
Subjects: Law
Divisions: Faculty of Law > Department of Law
Depositing User: Perpus FH
Date Deposited: 27 Jan 2026 07:10
Last Modified: 27 Jan 2026 07:10
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/44010

Actions (login required)

View Item View Item