MULYAWAN, ALDI (2023) PERANCANGAN ARSITEKTUR DAN BACKEND KNOWLEDGE MANAGEMENT SYSTEM MENGGUNAKAN ARSITEKTUR MICROSERVICES. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
Aldi Mulyawan_21120119120026_Judul.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
Aldi Mulyawan_21120119120026_Bab I.pdf Restricted to Repository staff only Download (478kB) |
|
|
Text
Aldi Mulyawan_21120119120026_Bab II.pdf Restricted to Repository staff only Download (348kB) |
|
|
Text
Aldi Mulyawan_21120119120026_Bab III.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
|
|
Text
Aldi Mulyawan_21120119120026_Bab IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
Aldi Mulyawan_21120119120026_Bab V.pdf Restricted to Repository staff only Download (397kB) |
|
|
Text
Aldi Mulyawan_21120119120026_Daftar Pustaka.pdf Restricted to Repository staff only Download (515kB) |
|
|
Text
Aldi Mulyawan_21120119120026_Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (569kB) |
Abstract
Knowledge Management System (KMS) merujuk kepada salah satu kategori dari sistem
informasi yang bertujuan untuk mengelola pengetahuan dalam suatu organisasi. Akan tetapi
mayoritas dari KMS yang telah dikembangkan saat ini merupakan KMS yang memiliki tujuan
spesifik untuk instansi tertentu. Contohnya seperti pengaturan hak akses peran pengguna yang
diatur khusus kebutuhan instansi yang bersangkutan, hal ini membuat KMS tersebut menjadi tidak
fleksibel dan tidak dapat beradaptasi dengan kebutuhan instansi lainnya. KMS yang bersifat
fleksibel dan dapat beradaptasi dengan banyak instansi akan sangat membantu bila instansi yang
bersangkutan ingin mengimplementasikan KMS dengan mengurangi biaya dan waktu
pengembangan aplikasi. Seiring bertambahnya jumlah informasi dan pengguna maka beban server
menjadi meningkat dan seringkali pendistribusian beban ke server memberikan tantangan
tersendiri.
KMS akan dikembangkan dengan menggunakan arsitektur microservices supaya
mempermudah pendistribusian beban ke server dengan cara memisah microservice ke server yang
berbeda. KMS akan dikembangkan dengan bahasa pemrograman Go dan basis data MariaDB serta
akan dikemas menjadi Docker Image untuk mempermudah proses deployment. Pada bagian
arsitektur dan backend akan dilakukan API testing dan integration testing untuk memastikan setiap
aplikasi dapat terintegrasi dengan normal dan tiap API endpoint berfungsi dengan baik.
Penelitian ini menghasilkan sebuah arsitektur microservices yang akan menjadi acuan
dari pengembangan KMS. Pada bagian backend menghasilkan 2 microservice backend yaitu core
dan kms yang didukung menggunakan 2 basis data pada masing masing microservice. Setiap
microservice akan memiliki API endpoint tersendiri sesuai fungsinya masing-masing. Setiap
microservice akan memiliki loggingnya masing masing serta seluruh konfigurasi aplikasi dapat
diatur melalui berkas konfigurasi. Microservices pada backend akan mendukung kebutuhan instansi
untuk mengimplementasikan KMS tanpa perlu melakukan proses pengembangan dari awal.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Knowledge Management System, microservices, fleksibel, docker |
| Subjects: | Engineering |
| Divisions: | Faculty of Engineering > Department of Computer Engineering |
| Depositing User: | Teknik Komputer |
| Date Deposited: | 27 Jan 2026 04:39 |
| Last Modified: | 27 Jan 2026 04:39 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/43977 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
