Kharisma, Putri Dyah and Fatharini, Anjani Tri (2026) OPTIMALISASI JEJARING KOTA TRANSNASIONAL: UPAYA JAKARTA MENUJU NET-ZERO EMISSION MELALUI C40 CITIES. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK.
|
Text
PUTRI DYAH KHARISMA_14050122140110_COVER.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (571kB) |
|
|
Text
PUTRI DYAH KHARISMA_14050122140110_BAB 1.pdf - Submitted Version Download (675kB) |
|
|
Text
PUTRI DYAH KHARISMA_14050122140110_BAB 2.pdf - Submitted Version Download (554kB) |
|
|
Text
PUTRI DYAH KHARISMA_14050122140110_BAB 3.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (648kB) |
|
|
Text
PUTRI DYAH KHARISMA_14050122140110_BAB 4.pdf - Submitted Version Download (226kB) |
|
|
Text
PUTRI DYAH KHARISMA_14050122140110_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Download (216kB) |
|
|
Text
PUTRI DYAH KHARISMA_14050122140110_LAMPIRAN.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (367kB) |
Abstract
Jakarta menghadapi tantangan besar sebagai kota dengan tingkat kerentanan iklim
yang tinggi sekaligus penyumbang emisi terbesar di Indonesia. Penelitian ini
bertujuan menganalisis bagaimana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memanfaatkan
jejaring transnasional C40 Cities dalam mendukung pencapaian Nationally
Determined Contribution (NDC) Indonesia menuju Net Zero Emission (NZE) 2060,
dengan fokus pada periode 2017–2023. Dengan menggunakan kerangka teori
Liberal Institusionalisme dan konsep Complex Interdependence dari Keohane &
Nye, penelitian ini membedah dinamika kerja sama melalui tiga indikator utama:
multiple channels, absence of hierarchy among issues, dan minor role of military
force. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik
pengumpulan data melalui wawancara mendalam bersama Biro Kerja Sama Daerah
Provinsi DKI Jakarta dan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, serta
studi pustaka, yang kemudian divalidasi melalui proses reduksi dan penyajian data.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jakarta tidak hanya bertindak sebagai normtaker, tetapi juga sebagai aktor subnasional aktif yang membentuk diskursus iklim
perkotaan. Melalui keanggotaan di C40 Cities, Jakarta mampu memperkuat
kapasitas teknis, mempercepat transisi energi, serta mengintegrasikan kebijakan
mitigasi dan adaptasi ke dalam kebijakan lokal. Target ambisius Jakarta untuk
mencapai NZE pada 2050, satu dekade lebih cepat dari target nasional, memperkuat
kontribusi Indonesia dalam komitmen global. Penelitian ini berkontribusi pada
literatur hubungan internasional dan tata kelola iklim global dengan menyoroti
peran jejaring kota transnasional dalam melengkapi komitmen Indonesia di bawah
Paris Agreement dan NDC. Secara praktis, penelitian ini memberikan rekomendasi
kebijakan bagi pemerintah daerah dan pusat untuk mengoptimalkan jejaring kota
sebagai instrumen strategis dalam menghadapi krisis iklim.
Kata kunci: Jakarta, C40 Cities, Net-Zero Emission
9 HUBUNGAN INTERNASIONAL 2026
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of International Relations |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 05 Jan 2026 07:19 |
| Last Modified: | 05 Jan 2026 07:19 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/43376 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
