Hutami, Agata Yuma and Nugroho, Adi (2026) CANCEL CULTURE SEBAGAI KRISIS: DINAMIKA DAN STRATEGI KOMUNIKASI KRISIS KONTROVERSI FILM REMAKE A BUSINESS PROPOSAL. Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro.
|
Text
Agata Yuma Hutami-14040120130112-cover.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (640kB) |
|
|
Text
Agata Yuma Hutami-14040120130112-bab 1.pdf - Submitted Version Download (438kB) |
|
|
Text
Agata Yuma Hutami-14040120130112-bab 2.pdf - Submitted Version Download (411kB) |
|
|
Text
Agata Yuma Hutami-14040120130112-bab 3.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (862kB) |
|
|
Text
Agata Yuma Hutami-14040120130112-bab 4.pdf - Submitted Version Download (807kB) |
|
|
Text
Agata Yuma Hutami-14040120130112-bab 5.pdf - Submitted Version Download (217kB) |
|
|
Text
Agata Yuma Hutami-14040120130112-daftar pustaka.pdf - Submitted Version Download (197kB) |
|
|
Text
Agata Yuma Hutami-14040120130112-lampiran.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
Abstract
Fenomena adaptasi film Korea Selatan ke Indonesia sebelumnya menunjukkan
catatan positif, seperti keberhasilan Miracle in Cell No. 7, yang membuktikan
bahwa film adaptasi dapat diterima dengan baik apabila proses produksi dan
strategi pemasarannya dikelola secara tepat. Namun, adaptasi A Business Proposal
versi Indonesia justru menghadapi kegagalan komersial yang signifikan setelah
memicu kontroversi publik terkait pernyataan aktor utama, Abidzar Al-Ghifari.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika pembentukan cancel culture
dalam kontroversi film tersebut, strategi komunikasi krisis yang dilakukan Abidzar
dan Falcon Pictures, serta kontribusi strategi tersebut dalam membatasi dampak
cancel culture terhadap individu dan institusi.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan data utama
berupa unggahan dan percakapan publik di platform X pada periode 8 Januari
2025–20 Februari 2025, serta data pendukung dari ulasan IMDb. Analisis data
dilakukan dengan metode analisis tematik Braun dan Clarke. Dinamika cancel
culture yang terbentuk di analisis dengan Social Construction of Reality oleh Berger
& Luckmann, strategi komunikasi Abidzar dan Falcon Pictures dianalisis dengan
Situational Crisis Communication Theory oleh Timothy Coombs.
Temuan penelitian menunjukkan bahwa dinamika cancel culture
berkembang dalam empat final themes: reaksi awal dan ledakan emosi publik atau
fase eksternalisasi dimana respon publik bersifat personal dan spontan yang
dieksternalisasi melalui cuitan-cuitan audiens, pembentukan narasi kolektif dan
awal legitimasi cancel culture atau fase objektivasi dimana muncul narasi kolektif
dan perasaan bersama yang ditandai adanya diksi “kita” atau “kami diikuti
pernyataan enggan menonton serta munculnya prediksi dari audiens bahwa film
akan gagal, normalisasi penolakan atau fase internalisasi dimana pernyataan
maupun ajakan tidak menonton sudah terjadi masif dan publik menganggap tidak
menonton sebagai hal yang normal dan wajar, dan kegagalan komersial film diluar
dari fase-fase konstruksi sosial namun membuktikan bahwa pengukuhan nilai
dimasyarakat telah diadaptasi kedalam kehidupan sehari-hari yaitu tidak menonton
sehingga tiket hanya terjual kurang dari 7000 tiket dan film hanya tayang selama
enam hari. Analisis strategi komunikasi krisis menunjukkan bahwa Abidzar
menggunakan strategi rebuild dan bolstering, sedangkan Falcon Pictures
menggabungkan rebuild, diminish, dan bolstering. Namun, implementasi strategi
tersebut menghasilkan limited recovery karena permintaan maaf dilakukan
terlambat, tidak disertai corrective action, serta dipersepsikan publik sebagai upaya
manipulasi dan sekadar damage control. Hal ini memperkuat resistensi publik dan
gagal meredam dampak cancel culture.
Kata Kunci : cancel culture, konstruksi sosial atas realitas, kontroversi Abidzar,
strategi komunikasi krisis
21.Ilmu Komunikasi.2026
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of Communication |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 31 Dec 2025 08:05 |
| Last Modified: | 31 Dec 2025 08:05 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/43202 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
