Putri, Divia Antika and Widyaningtyas, Ryka (2025) Hubungan Lama Menderita Dengan Strategi Regulasi Emosi Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di Wilayah Kerja Puskesmas Rowosari Semarang. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
22020122120034-Divia Antika Putri-Hal.Depan.pdf Download (512kB) |
|
|
Text
22020122120034-Divia Antika Putri-bab I.pdf Restricted to Registered users only Download (281kB) |
|
|
Text
22020122120034-Divia Antika Putri-bab II.pdf Restricted to Registered users only Download (438kB) |
|
|
Text
22020122120034-Divia Antika Putri-bab III.pdf Restricted to Registered users only Download (411kB) |
|
|
Text
22020122120034-Divia Antika Putri-bab IV.pdf Restricted to Registered users only Download (289kB) |
|
|
Text
22020122120034-Divia Antika Putri-bab V.pdf Restricted to Registered users only Download (287kB) |
|
|
Text
22020122120034-Divia Antika Putri-bab VI.pdf Restricted to Registered users only Download (261kB) |
|
|
Text
22020122120034-Divia Antika Putri-Daftar Pustaka.pdf Download (220kB) |
|
|
Text
22020122120034-Divia Antika Putri-Lampiran.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
Abstract
Diabetes Melitus Tipe 2 (DMT2) adalah kondisi kronis yang membutuhkan manajemen diri jangka panjang dan seringkali menyebabkan pasien mengalami stres psikologis yang berkelanjutan. Pasien DMT2 rentan terhadap emosi negatif seperti stres, kecemasan, dan frustrasi, yang menyebabkan regulasi emosi yang buruk. Regulasi emosi pasien DMT2 dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya adalah durasi DMT2. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara durasi DMT2 dan strategi regulasi emosi pada pasien DMT2 di wilayah kerja Puskesmas Rowosari di Semarang. Populasi penelitian terdiri dari 807 pasien T2DM di Puskesmas Rowosari. Penelitian ini merekrut 289 responden menggunakan metode purposive sampling. Strategi regulasi emosi diukur menggunakan Kuesioner Regulasi Emosi (ERQ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 55,4% responden telah menderita DM selama 0-5 tahun. Sebanyak 50,5% memiliki strategi regulasi atau kontrol emosi yang moderat. Uji korelasi Spearman menunjukkan nilai p sebesar 0,00 (<0,05) dan koefisien korelasi (rho=0,496). Terdapat korelasi antara durasi penyakit dan strategi regulasi emosi pada pasien DMT2 di wilayah kerja Puskesmas Rowosari Semarang. Studi ini memberikan kontribusi penting untuk memahami bahwa kondisi emosional pasien T2DM dapat membaik seiring waktu. Hasil ini menekankan pentingnya bagi perawat di layanan kesehatan primer untuk memprioritaskan intervensi psikososial intensif bagi pasien baru (0-5 tahun) dan memberdayakan pasien yang sudah ada sebagai mentor dalam program dukungan sebaya untuk mempercepat adaptasi emosional.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Regulasi emosi; DMT2; Lama Menderita; Puskesmas; Korelasi |
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Department of Nursing |
| Depositing User: | Nisnaeni_ N_ Keperawatan_FK |
| Date Deposited: | 29 Dec 2025 02:24 |
| Last Modified: | 29 Dec 2025 02:24 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/42747 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
