Rahmawati, Rina Putri and Widyastuti, Rita Hadi (2025) Gambaran Kesejahteraan Spiritual Lansia yang Terdampak Rob. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
22020122120010_Rina Putri Rahmawati_Halaman Awal.pdf Download (928kB) |
|
|
Text
22020122120010_Rina Putri Rahmawati_ Pendahuluan.pdf Restricted to Registered users only Download (215kB) |
|
|
Text
22020122120010_Rina Putri Rahmawati_Tinjauan Pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (480kB) |
|
|
Text
22020122120010_Rina Putri Rahmawati_Metode Penelitian.pdf Restricted to Registered users only Download (364kB) |
|
|
Text
22020122120010_Rina Putri Rahmawati_Hasil Penelitian.pdf Restricted to Registered users only Download (202kB) |
|
|
Text
22020122120010_Rina Putri Rahmawati_Pembahasan.pdf Restricted to Registered users only Download (215kB) |
|
|
Text
22020122120010_Rina Putri Rahmawati_Kesimpulan dan Saran.pdf Restricted to Registered users only Download (154kB) |
|
|
Text
22020122120010_Rina Putri Rahmawati_Daftar Pustaka.pdf Download (363kB) |
|
|
Text
22020122120010_Rina Putri Rahmawati_Lampiran.pdf Restricted to Registered users only Download (4MB) |
|
|
Text
22020122120010_Rina Putri Rahmawati_Skripsi.pdf Restricted to Registered users only Download (5MB) |
Abstract
Latar Belakang:
Kesejahteraan spiritual lansia memiliki peran penting dalam
menghadapi bencana rob. Lansia dengan tingkat kesejahteraan spiritual yang rendah cenderung memiliki resiliensi rendah sehingga mudah terkena stress.Penelitian terkait kesejahteraan spiritual hanya berfokus pada pasien kritis dan paliatif sedangkan pada area bencana dengan responden lansia masih terbatas
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gambaran kesejahteraan spiritual lansia yang terdampak rob.
Metode: Desain penelitian yang digunakan berupa deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei cross sectional. Jumlah sampel penelitian ini adalah 221 lansia yang berusia 55-90 tahun, tinggal di wilayah terdampak rob minimal lima tahun. Teknikb penentuan sampel yang digunakan dengan proportional sampling. Pengambilan data lansia dengan kuesioner spiritual well-being scale (SWBS), kemudian dianalisis secara univariat, dan ditampilkan melalui tabel distribusi frekuensi.
Hasil: Hasil analisis menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki tingkat kesejahteraan spiritual menengah (62,9%). Perhitungan setiap dimensi juga menunjukkan lansia memiliki tingkat kesejahteraan religius menengah (51,6%) dan kesejahteraan eksistensi menengah (64,7%). Analisis berdasarkan karakteristik demografi, lansia yang memiliki tingkat spiritualitas tinggi adalah lansia tua (75-90 tahun), berjenis kelamin laki-laki, tinggal sendiri, serta memiliki kondisi ekonomi yang kurang dari UMK.
Kesimpulan dan Rekomendasi: Mayoritas kesejahteraan spiritual lansia yang terdampak rob berada pada tingkat menengah hingga tinggi. Kesejahteraan spiritual lansia
yang terdampak rob perlu dipertahankan pada responden yang memiliki kesejahteraan spiritual tinggi dan ditingkatkan pada responden yang memiliki kesejahteraan spiritual menengah. Penelitian ini diharapkan mampu menjadi data dasar untuk menentukan intervensi yang tepat dalam menjaga dan meningkatkan kesejahteraan spiritual lansia.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Lansia, Kesejahteraan Spiritual, Rob |
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Department of Nursing |
| Depositing User: | Nisnaeni_ N_ Keperawatan_FK |
| Date Deposited: | 23 Dec 2025 05:56 |
| Last Modified: | 23 Dec 2025 05:56 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/42575 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
