Search for collections on Undip Repository

Perbandingan Keakuratan MNA-SF (Mini Nutritional Assessment - Short Form) dengan GNRI (Geriatric Nutritional Risk Index) dalam Memprediksi Frailty pada Pasien Lansia

Asley, Joshua and SUBAGIO, HERTANTO W and Probosari, Enny and Puruhita, Niken and Murbawani, Etisa Adi (2025) Perbandingan Keakuratan MNA-SF (Mini Nutritional Assessment - Short Form) dengan GNRI (Geriatric Nutritional Risk Index) dalam Memprediksi Frailty pada Pasien Lansia. Masters thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of JOSHUA ASLEY-22041822310005-TESIS-ABSTRAK] Text (JOSHUA ASLEY-22041822310005-TESIS-ABSTRAK)
JOSHUA ASLEY-22041822310005-TESIS-ABSTRAK.pdf

Download (290kB)

Abstract

Latar belakang: Frailty merupakan masalah kesehatan yang sering terjadi pada lansia dan berhubungan dengan peningkatan disabilitas serta mortalitas. Prevalensi frailty di Asia mencapai 20,5% dan di Indonesia 25,2%, dengan faktor risiko utama usia lanjut, ketergantungan fungsional, dan malnutrisi. Status gizi berperan penting dalam patogenesis frailty, sehingga deteksi dini sangat diperlukan. Instrumen seperti Mini Nutritional Assessment-Short Form (MNA-SF) dan Geriatric Nutritional Risk Index (GNRI) telah digunakan untuk menilai risiko gizi terkait frailty, namun belum ada penelitian yang membandingkan keakuratan keduanya dengan Frailty Index sebagai baku emas.

Tujuan: Menganalisis perbandingan keakuratan MNA-SF dan GNRI dalam memprediksi frailty pada pasien lansia.
Metode: Penelitian ini merupakan uji diagnostik dengan desain potong lintang yang melibatkan 110 pasien lansia (≥60 tahun) di poliklinik rawat jalan RSUP dr. Kariadi Semarang pada November 2024–Juni 2025. Subjek menjalani skrining MNA-SF dan GNRI, serta penilaian Frailty Index (FI) sebagai baku emas. Analisis meliputi analisis deskriptif, uji sensitivitas, spesifisitas, area under the curve (AUC), dan indeks Youden dengan interval kepercayaan 95%.

Hasil: Proporsi frailty sebesar 25,5%. Titik potong optimal MNA-SF adalah ≤9,5 dengan sensitivitas 67,9%, spesifisitas 68,3%, dan AUC 0,730, sedangkan GNRI ≤95,5 dengan sensitivitas 60,7%, spesifisitas 67,1%, dan AUC 0,644. Hasil analisis menunjukkan MNA-SF lebih sensitif dibandingkan GNRI dalam memprediksi frailty.

Simpulan: MNA-SF memiliki keakuratan lebih baik dibandingkan GNRI dalam memprediksi frailty berdasarkan FI. MNA-SF dapat dipertimbangkan sebagai alat skrining gizi yang praktis untuk mendeteksi frailty pada pasien lansia.

Kata kunci: Mini Nutritional Assessment – Short Form (MNA-SF), Geriatric Nutritional Risk Index (GNRI), Malnutrisi, Frailty, Frailty Index, Lansia

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Mini Nutritional Assessment – Short Form (MNA-SF), Geriatric Nutritional Risk Index (GNRI), Malnutrisi, Frailty, Frailty Index, Lansia
Subjects: Medicine
Divisions: Faculty of Medicine > Master Program of Specialist Medical
Depositing User: Upload Mandiri FK
Date Deposited: 17 Dec 2025 07:15
Last Modified: 17 Dec 2025 07:15
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/42084

Actions (login required)

View Item View Item