Aznul, Melyana Nindiyah Putri (2025) Rancang Bangun Simulator Shaft Alignment Berbasis Misalignment Dengan Metode Face and Rim (Tugas Khusus: Perhitungan Offset). Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
Laporan Proyek Akhir_ Melyana Nindiyah_Fixxxx.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (5MB) | Request a copy |
|
|
Text
Laporan Proyek Akhir_ Melyana Nindiyah_Fixxxx (Cover).pdf - Published Version Download (773kB) |
|
|
Text
Laporan Proyek Akhir_ Melyana Nindiyah_Fixxx (Bab I).pdf - Published Version Download (235kB) |
|
|
Text
Laporan Proyek Akhir_ Melyana Nindiyah_Fixxx (Bab II).pdf - Published Version Download (931kB) |
|
|
Text
Laporan Proyek Akhir_ Melyana Nindiyah_Fixxx (Bab III).pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text
Laporan Proyek Akhir_ Melyana Nindiyah_Fixxx (Bab IV).pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text
Laporan Proyek Akhir_ Melyana Nindiyah_Fixxx (Bab V).pdf - Published Version Download (225kB) |
|
|
Text
Laporan Proyek Akhir_ Melyana Nindiyah_Fixxx (Daftar Pustaka).pdf - Published Version Download (191kB) |
|
|
Text
Laporan Proyek Akhir_ Melyana Nindiyah_Fixxx (Lampiran).pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini dilakukan karena ketidaksejajaran poros (misalignment) pada sistem
motor dan generator dapat menyebabkan peningkatan getaran, penurunan efisiensi,
serta kenaikan temperatur, yang berdampak pada menurunnya keandalan mesin.
Tujuan penelitian ini adalah merancang dan menguji simulator shaft alignment
berbasis metode face and rim untuk mengetahui pengaruh perbedaan kondisi
alignment dan misalignment offset terhadap kinerja sistem motor–generator.
Metodologi penelitian meliputi perancangan, simulasi statik struktural, fabrikasi
alat, dan pengujian eksperimental menggunakan motor listrik tiga fasa 1,1 kW,
generator DC Forza BG 2200 L, dan kopling fleksibel FCL-90. Pengujian dilakukan
dengan variasi beban 350 W, 600 W, dan 1000 W, sementara kecepatan putaran
dijaga konstan. Misalignment diterapkan pada arah vertikal ke bawah sebesar 0,15
mm dan arah horizontal ke kanan sebesar 0,4 mm berdasarkan hasil pengukuran
metode Face and Rim. Hasil simulasi menunjukkan tegangan maksimum 2,07 MPa,
regangan 1,01×10⁻⁵, dan faktor keamanan 59. Pada kondisi alignment, getaran ratarata 0,8 mm/s, efisiensi 82–84%, dan temperatur stabil di 40–45°C. Sedangkan pada
misalignment offset, getaran meningkat hingga 11 mm/s, efisiensi menurun menjadi
70–73%, dan temperatur naik hingga 55–60°C. Hasil tersebut membuktikan bahwa
misalignment vertikal dan horizontal memberikan pengaruh signifikan terhadap
peningkatan getaran, penurunan efisiensi, dan kenaikan temperatur pada sistem
motor–generator.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Shaft alignment, misalignment offset, face and rim, getaran, efisiensi, temperatur. |
| Subjects: | Fisheries And Marine Sciences Engineering |
| Divisions: | School of Vocation > Diploma in Mechanical Engineering |
| Depositing User: | Oktavia Perpus Vokasi |
| Date Deposited: | 05 Dec 2025 02:41 |
| Last Modified: | 05 Dec 2025 02:41 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/41829 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
