Search for collections on Undip Repository

RESPONS RITEL TRADISIONAL TERHADAP GERAKAN BOIKOT PRODUK PRO-ISRAEL (STUDI KUALITATIF PADA WARUNG MADURA KOTA SEMARANG)

AL HAFIZ, Rahmat (2025) RESPONS RITEL TRADISIONAL TERHADAP GERAKAN BOIKOT PRODUK PRO-ISRAEL (STUDI KUALITATIF PADA WARUNG MADURA KOTA SEMARANG). Undergraduate thesis, UNDIP: Fakultas Ekonomika & Bisnis.

[thumbnail of Cover] Text (Cover)
1. S - Cover - 12020221140036.pdf - Published Version

Download (351kB)
[thumbnail of Abstrak (Inggris)] Text (Abstrak (Inggris))
4. S - Abstrak (Inggris) - 12020221140036.pdf - Published Version

Download (414kB)
[thumbnail of Abstrak (Indonesia)] Text (Abstrak (Indonesia))
5. S - Abstrak (Indonesia) - 12020221140036.pdf - Published Version

Download (381kB)
[thumbnail of Daftar Isi] Text (Daftar Isi)
6. S - Daftar Isi - 12020221140036.pdf - Published Version

Download (462kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
12. S - Daftar Pustaka - 12020221140036.pdf - Published Version

Download (403kB)
[thumbnail of Fulltext PDF Bookmarks] Text (Fulltext PDF Bookmarks)
16. S - Fulltext PDF Bookmarks - 12020221140036.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Fenomena boikot produk pro-Israel di Indonesia mencerminkan meningkatnya kesadaran etis, politik, dan kemanusiaan dalam praktik konsumsi. Masih banyak warung Madura di Kota Semarang masih tetap menjual produk yang menjadi sasaran boikot meskipun kampanye boikot tersebar luas dan memperoleh dukungan publik. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana pelaku usaha ritel tradisional memaknai dan merespons gerakan boikot dalam konteks sosial dan ekonomi lokal. Pendekatan kualitatif fenomenologi digunakan dalam penelitian ini melalui teknik pengumpulan data dengan wawancara mendalam dan dokumentasi terhadap pedagang warung Madura serta didukung oleh informasi dari Majelis Ulama Indonesia. Analisis dilakukan dengan kerangka Social Movement Theory yang menekankan pada framing processes, mobilizing structures, political opportunity, dan identity collective.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pedagang memaknai isu boikot secara beragam, mulai dari aspek agama, politik, hingga kemanusiaan. Keputusan untuk tetap menjual produk pro-Israel dalam praktiknya lebih banyak dipengaruhi oleh pertimbangan ekonomi, keterbatasan distribusi produk alternatif, lemahnya tekanan konsumen, serta tidak adanya kebijakan pemerintah yang tegas. Dengan demikian, respons ritel tradisional terhadap gerakan boikot bersifat fragmentaris dan pragmatis, mencerminkan dilema antara solidaritas moral dengan kebutuhan ekonomi. Studi ini berkontribusi dengan menyoroti posisi ritel tradisional sebagai aktor mikro yang terdampak langsung oleh dinamika gerakan sosial global, sekaligus membuka ruang bagi perumusan strategi kebijakan yang mendukung keberlanjutan usaha kecil di tengah perubahan sosial-ekonomi yang kompleks.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Boikot, Gerakan Sosial, Respons Pedagang, Palestina, UMKM, Warung Madura, Kota Semarang
Subjects: Economics and Business
Economics and Business > Islamic Economics
Divisions: Faculty of Economics and Business > Department of Islamic Economics
Depositing User: Ekonomi Islam Lib
Date Deposited: 01 Dec 2025 03:17
Last Modified: 01 Dec 2025 03:36
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/41631

Actions (login required)

View Item View Item