Prabaswara, Ivana Ailsa (2025) ARAHAN PENGEMBANGAN PUSAT KEGIATAN KAWASAN MINAPOLITAN KECAMATAN TERAS. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
Ivana Ailsa Prabaswara_40030621650014.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (4MB) | Request a copy |
|
|
Text
COVER.pdf - Published Version Download (531kB) |
|
|
Text
BAB I_Ivana Ailsa Prabaswara 40030621650014.pdf - Published Version Download (602kB) |
|
|
Text
BAB II_Ivana Ailsa Prabaswara 40030621650014.pdf - Published Version Download (608kB) |
|
|
Text
BAB III_Ivana Ailsa Prabaswara 40030621650014.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (977kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB IV_Ivana Ailsa Prabaswara 40030621650014.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text
BAB V_Ivana Ailsa Prabaswara 40030621650014.pdf - Published Version Download (254kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (235kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Pengembangan wilayah dengan mengoptimalkan sumber daya lokal sebagai basis pertumbuhan ekonomi. Salah satu pendekatan yang digunakan adalah konsep Minapolitan, yaitu kawasan dengan fungsi ekonomi utama yang mencakup produksi, pengolahan, pemasaran komoditas perikanan, pelayanan jasa, serta kegiatan pendukung lainnya. Konsep ini diarahkan untuk menjadikan sektor perikanan sebagai motor penggerak utama ekonomi daerah, baik di wilayah pesisir maupun daratan. Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali, merupakan salah satu kawasan yang ditetapkan sebagai bagian dari Minapolitan. Wilayah ini memiliki potensi perikanan budidaya yang signifikan, terutama komoditas unggulan lele, serta posisi geografis strategis karena dilintasi jalur arteri dan jalan tol Solo–Semarang, sehingga sangat berpotensi dikembangkan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi berbasis perikanan darat.
Penelitian ini bertujuan merumuskan arahan pengembangan pusat kegiatan Kawasan Minapolitan Kecamatan Teras dengan pendekatan berbasis potensi lokal. Metode penelitian mengombinasikan pengumpulan data sekunder berupa jumlah sarana yang mendukung Minapolitan dan data primer melalui observasi lapangan serta wawancara stakeholder, penentuan pusat kegiatan dilakukan menggunakan indeks sentralitas Marshall, perumusan arahan dilakukan secara deskriptif-komparatif dengan kebijakan dan best practice terkait. Hasil menunjukkan struktur hierarki pusat kegiatan menempatkan Desa Randusari sebagai pusat kawasan, beberapa desa yaitu Nepen, Sudimoro, Doplang, Tawangsari sebagai sub-pusat, serta desa lain sebagai desa pengumpul. Temuan juga mengidentifikasi masalah utama: keterbatasan akses pembiayaan dan modal, keterbatasan teknologi pengolahan penurunan jumlah rumah tangga perikanan, serta keterbatasan SDM atau regenerasi. Arahan perencanaan menekankan penguatan fungsi pusat berdasarkan hierarki.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Minapolitan, perikanan budidaya, pusat kegiatan, indeks sentralitas, pengembangan wilayah |
| Subjects: | Engineering > Urban and Regional Planning |
| Divisions: | School of Vocation > Diploma in Urban and Regional Planning |
| Depositing User: | Oktavia Perpus Vokasi |
| Date Deposited: | 30 Oct 2025 05:13 |
| Last Modified: | 30 Oct 2025 05:13 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/40474 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
