BARHAN FAZABIH, MUHAMAD (2025) STUDI PERENCANAAN KEKUATAN STRUKTUR TOWER T.165 PADA PROYEK PEMBANGUNAN TRANSMISSION LINE 150 KV GI NAMROLE – GI NAMLEA KABUPATEN BURU PROVINSI MALUKU. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
Laporan TA Muhamad Barhan Fazabih 40040220655018.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (4MB) | Request a copy |
|
|
Text
Cover Barhan.pdf - Published Version Download (888kB) |
|
|
Text
17. Bab 1 Pendahuluan.pdf - Published Version Download (240kB) |
|
|
Text
18. BAB 2 Tinjauan Pustaka.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text
19. Bab 3 Metodologi.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (701kB) | Request a copy |
|
|
Text
20. BAB 4 Hasil dan Pembahasan.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text
21. Bab 5 Kesimpulan dan Saran.pdf - Published Version Download (205kB) |
|
|
Text
22. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (205kB) |
|
|
Text
8. Lampiran.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (14MB) | Request a copy |
Abstract
Perencanaan dalam proyek Pembangunan SUTT (Saluran Udara Tegangan Tinggi) harus diperhitungkan secara matang agar mutu pekerjaan dapat terjamin kualitasnya. Tidak jarang terdapat permasalahan teknis yang harus dicari solusi penyelesaiannya. Salah satunya yang terjadi di proyek Pembangunan Transmission Line 150 kV GI Namrole – GI Namlea yang berada di Kabupaten Buru Provinsi Maluku dimana salah satu titik tower yaitu T.165 mempunyai rentang berat dan rentang angin melebihi dari standar SPLN T5.014-1:2021. Sesuai dengan standar SPLN SPLN T5.014-1:2021 untuk tower transmisi 150 kV rentang berat adalah 700 m dan rentang angin 500 m sedangkan pada T.165 mempunyai rentang berat 818 m dan rentang angin 680 m. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merencanakan dan menghitung beban pada Tower T.165 dan mendapatkan type struktur tower yang sesuai untuk T.165 dengan metodologi yang digunakan adalah menghitung beban vertikal, transversal dan longitudinal pada T.165 dan melakukan simulasi pada software MS Tower. Hasil pembahasan menunjukan bahwa Setelah dilakukan analisa software MS Tower pada T.165 menggunakan desian tower Type AA +0 terdapat 2 member tower yang memiliki stress ratio 0,98. Pada PLN Unit Pembangunan Maluku dan Papua mensyaratkan strees ratio tower di bawah 0,95, sehingga desain tower type AA +0 perlu dilakukan perkuatan pada member tower yang memiliki stress ratio 0,98 dengan cara menaikan ketebalan dan menaikan mutu/kualitas dari profil baja yang semula menggunakan material SS400 EA50x50x5 diubah menjadi SS540 EA50x50x6. Setelah dilakukan perkuatan dan dianalisa ulang menggunakan MS Tower dapat disimpulkan bahwa stress ratio turun dari 0,98 menjadi 0,87 sehingga pada T.165 dapat menggunakan desian tower type AA +0.
Kata Kunci: Transmission Line, Tower, MS Tower, Rentang Berat, Rentang Angin
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Transmission Line, Tower, MS Tower, Rentang Berat, Rentang Angin |
| Subjects: | Engineering |
| Divisions: | School of Vocation > Diploma in Mechanical Engineering |
| Depositing User: | Oktavia Perpus Vokasi |
| Date Deposited: | 02 Oct 2025 07:25 |
| Last Modified: | 02 Oct 2025 07:25 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/39284 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
