Kharimah, Akhlaqul and Sulistyani, Hapsari Dwiningtyas (2025) NARASI KOMUNIKASI JURNALIS PEREMPUAN YANG MENGALAMI DISKRIMINASI GENDER. Undergraduate thesis, FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS DIPONEGORO.
|
Text
SKRIPSI COVER BARU.pdf - Submitted Version Download (840kB) |
|
|
Text
SKRIPSI-BAB 1.pdf - Submitted Version Download (315kB) |
|
|
Text
SKRIPSI-BAB 2.pdf - Submitted Version Download (166kB) |
|
|
Text
SKRIPSI-BAB 3.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (486kB) |
|
|
Text
SKRIPSI-BAB 4.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (286kB) |
|
|
Text
SKRIPSI-BAB 5.pdf - Submitted Version Download (98kB) |
|
|
Text
SKRIPSI-DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Download (91kB) |
|
|
Text
SKRIPSI-LAMPIRAN.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (760kB) |
Abstract
Bidang jurnalistik dikenal sebagai male dominated route yang melahirkan
suatu dominasi budaya dan pemikiran maskulin. Hal tersebut kerap berdampak
kepada pembatasan dan pembedaan kesempatan serta hak perempuan untuk
menjalankan peran dan tugasnya sebagai jurnalis. Oleh karena itu, penelitian ini
ditujukan untuk memahami narasi komunikasi jurnalis perempuan dalam
menghadapi diskriminasi berbasis gender dalam perjalanan kariernya di industri
media massa. Sebanyak tiga narasumber jurnalis perempuan yang bekerja di media
online, televisi, dan radio, untuk mengeksplorasi proses pengelolaan koordinasi
komunikasi yang mereka lakukan ketika menghadapi tindak diskriminasi gender,
baik di perusahaan media maupun dengan pihak eksternal. Melalui metode analisis
naratif Todorov, penelitian ini menemukan bahwa pengalaman diskriminasi tidak
bersifat tunggal, melainkan penuh dinamika. Proses tersebut dapat ditemukan
melalui komunikasi yang terjalin oleh jurnalis perempuan dalam meniti karier
jurnalistik, mengalami hambatan atau permasalahan yang memiliki konotasi
diskriminatif seperti stereotipe dan seksisme, hingga memunculkan refleksi kritis
terhadap pemahaman dan pengelolaan komunikasi dalam mengatasi permasalahan
yang dihadapi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam proses
penyelesaiannya, jurnalis perempuan mengembangkan tiga pola strategi, meliputi
resistensi performatif melalui kualitas liputan, negosiasi etika profesional untuk
menjaga relasi, serta penyesuaian interaksional dalam komunikasi di pekerjaan.
Temuan ini menegaskan bahwa pengalaman diskriminasi jurnalis perempuan tidak
hanya merepresentasikan persoalan individu, tetapi juga menjadi sumber
pengetahuan kritis yang mengungkap bias struktural sekaligus makna
profesionalisme dalam praktik kerja jurnalistik.
Kata kunci: Jurnalistik, Media Massa, Jurnalis Perempuan, Narasi Komunikasi,
Diskriminasi Gender
NO. 210 Ilmu Komunikasi 2025
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of Communication |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 30 Sep 2025 08:27 |
| Last Modified: | 30 Sep 2025 08:27 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/39143 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
