Setianto, Pramudya Luhur (2025) ANALISIS BEBAN KERJA DENGAN METODE FULL TIME EQUIVALENT (FTE) PADA FUNGSI RSD (RECEIVING, STORAGE, AND DISTRIBUTION) DI PT PERTAMINA PATRA NIAGA AVIATION FUEL TERMINAL SULTAN MAHMUD BADARUDDIN II PALEMBANG. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
Tugas Akhir_Pramudya Luhur.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
|
|
Text
COVER_Tugas Akhir_Pramudya Luhur.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I_Tugas Akhir_Pramudya Luhur.pdf - Published Version Download (253kB) |
|
|
Text
BAB II_Tugas Akhir_Pramudya Luhur.pdf - Published Version Download (358kB) |
|
|
Text
BAB III_Tugas Akhir_Pramudya Luhur.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (274kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB IV_Tugas Akhir_Pramudya Luhur.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text
BAB V_Tugas Akhir_Pramudya Luhur.pdf - Published Version Download (210kB) |
|
|
Text
Dafpus_Tugas Akhir_Pramudya Luhur.pdf - Published Version Download (136kB) |
|
|
Text
Lampiran_Tugas Akhir_Pramudya Luhur.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (776kB) | Request a copy |
Abstract
Distribusi avtur pada sektor aviasi menuntut kecepatan, ketepatan, dan keselamatan tinggi, sehingga sumber daya manusia yang terlibat di dalamnya harus memiliki beban kerja yang seimbang. Namun, kondisi di lapangan pada fungsi Receiving, Storage, and Distribution (RSD) PT Pertamina Patra Niaga AFT Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang menunjukkan adanya ketidak seimbangan. Beberapa jabatan seperti Junior Supervisor seringkali harus mengawasi lebih dari
satu regu sekaligus akibat keterbatasan personel. Selain itu, pada periode tertentu seperti Idul Fitri, Natal, dan libur panjang, volume penerbangan meningkat signifikan sehingga menuntut jam kerja lebih tinggi dari biasanya. Kondisi ini semakin memperberat beban kerja personel RSD, khususnya CRO dan PPP, yang harus menyesuaikan operasional dengan jadwal penerbangan yang padat.Situasi ini menimbulkan risiko kelelahan, keterlambatan pelayanan, hingga potensi menurunnya kualitas kerja. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui observasi dan wawancara. Perhitungan FTE dilakukan dengan membandingkan total jam kerja aktual dengan jam kerja efektif per karyawan. Hasil
perhitungan didapatkan bahwa nilai FTE pada Junior Supervisor (1,29) dan PPP (1,30) melebihi nilai 1,20 yang dimana merupakan nilai maksimum dalam satu karyawan penuh waktu, sehingga jabatan tersebut dikatakan overload, sedangkan
Supervisor (1,02) dan CRO (1,04) masih dalam batas wajar karena tidak melebihi nilai 1,20. Output penelitian ini berbentuk tabel pivot untuk memudahkan visualisasi dan perbandingan antar jabatan, sehingga manajemen dapat lebih cepat mengidentifikasi ketidakseimbangan beban kerja.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | beban kerja, distribusi avtur, full time equivalent, rsd (receiving, storage, and distribution) |
| Subjects: | Economics and Business > Management |
| Divisions: | School of Vocation > Diploma in Management |
| Depositing User: | Oktavia Perpus Vokasi |
| Date Deposited: | 30 Sep 2025 08:26 |
| Last Modified: | 30 Sep 2025 08:26 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/39130 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
