Wibisono, Ihsan (2025) Pengaruh Variasi Parameter Pengelasan Terhadap Kekuatan dan Ketahanan Sambungan Pipa HDPE Pada Proses Butt Fusion Welding. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
Laporan Proyek Akhir-Ihsan Wibisono.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
|
|
Text
COVER.pdf - Published Version Download (646kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf - Published Version Download (259kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text
BAB III.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (433kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB IV.pdf - Published Version Download (756kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf - Published Version Download (251kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN .pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (931kB) | Request a copy |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (240kB) |
Abstract
Pipa HDPE (High-Density Polyethylene) banyak digunakan dalam sistem distribusi air, gas, dan limbah karena sifatnya yang ringan, tahan korosi, serta fleksibel. Salah satu metode penyambungan yang umum digunakan adalah butt fusion welding, yaitu teknik pengelasan dengan memanaskan ujung pipa hingga meleleh lalu menekannya sehingga terbentuk sambungan homogen. Kualitas sambungan sangat bergantung pada parameter pengelasan, terutama suhu, tekanan, dan waktu pemanasan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi suhu plat pemanas terhadap kekuatan tarik dan ketahanan hidrostatik sambungan pipa HDPE hasil pengelasan manual butt fusion. Variasi suhu plat pemanas yang digunakan adalah 190°C, 210°C, dan 230°C. Pengujian dilakukan dengan uji tarik
menggunakan Universal Testing Machine (WDW-200E) untuk mengukur kekuatan mekanis, serta uji hidrostatik dengan test pump manual untuk menilai ketahanan tekanan internal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi suhu plat pemanas
memberikan pengaruh signifikan terhadap kualitas sambungan. Suhu 210°C menghasilkan kekuatan tarik terbaik di bandingkan dengan 190°C dan 230°C, dengan kekuatan tarik, namun pada uji ketahanan hidrostatik menunjukan bahwa seluruh pipa telah lulus uji. Temuan ini dapat menjadi rekomendasi praktis bagi industri untuk menentukan parameter pengelasan yang tepat sehingga meningkatkan keandalan sambungan pipa HDPE.
Kata Kunci: Pipa, HDPE, Butt, Fusion, Welding.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pipa, HDPE, Butt, Fusion, Welding |
| Subjects: | Engineering |
| Divisions: | School of Vocation > Diploma in Mechanical Engineering |
| Depositing User: | Oktavia Perpus Vokasi |
| Date Deposited: | 29 Sep 2025 07:17 |
| Last Modified: | 29 Sep 2025 07:17 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/38952 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
