Maretazanetti, Shakira Diva Dovendra (2025) "ASMARADANA TELAH KEMBALI": INTRODUCING LENJONGAN THROUGH AN EMOTIONAL SHORT FILM. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
SHAKIRA FIX TA UNTUK PERPUS WISUDA.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (25MB) | Request a copy |
|
|
Text
COVER.SHAKIRA FIX TA UNTUK PERPUS WISUDA.pdf - Published Version Download (2MB) |
|
|
Text
1.SHAKIRA FIX TA UNTUK PERPUS WISUDA.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text
2.SHAKIRA FIX TA UNTUK PERPUS WISUDA.pdf - Published Version Download (5MB) |
|
|
Text
3.SHAKIRA FIX TA UNTUK PERPUS WISUDA.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
|
|
Text
4.SHAKIRA FIX TA UNTUK PERPUS WISUDA.pdf - Published Version Download (7MB) |
|
|
Text
5.SHAKIRA FIX TA UNTUK PERPUS WISUDA.pdf - Published Version Download (975kB) |
|
|
Text
DAFPUS.SHAKIRA FIX TA UNTUK PERPUS WISUDA.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.SHAKIRA FIX TA UNTUK PERPUS WISUDA.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk memproduksi sebuah film pendek berjudul "Asmaradana Telah Kembali" sebagai media promosi kebudayaan lokal dan kuliner tradisional lenjongan khas Kota Surakarta. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) yang terdiri dari tujuh tahapan: pengumpulan informasi, perencanaan, produksi dan pasca produksi, validasi awal, revisi produk, uji coba lapangan, dan publikasi. Film ini menggunakan konsep dialog sehari-hari, mengangkat kisah keluarga, nostalgia, dan tradisi Jawa vang dikemas dalam nuansa emosional dan visual sinematik. Sebanyak 13 varian lenjongan ditampilkan secara detail dalam film, yaitu gendar, lindri, lopis, klepon, sawut, jongkong, gatot, getuk, tiwul, cenil, ketan hitam, ketan putih, dan grontol. Film ini telah diuji melalui penyebaran terbatas kepada 12 responden dari berbagai latar belakang, termasuk dua responden asing dari Belanda dan Suriah. Hasil evaluasi menunjukkan respons sangat positif terhadap aspek isi, audio-visual, dan subtitle. Film ini kemudian dipublikasikan melalui kanal YouTube Program Studi Bahasa Asing Terapan serta disebarkan melalui media sosial Instagram dan Tik Tok milik penulis, berkolaborasi dengan akun resmi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Surakarta. Penelitian ini menunjukkan bahwa film pendek dengan pendekatan naratif emosional dan visual yang kuat dapat menjadi media efektif dalam memperkenalkan kekayaan kuliner dan budaya lokal kepada masyarakat luas, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Kata Kunci: film pendek, lenjongan, budaya Jawa, R&D, promosi kuliner, media sosial
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Film Pendek, Lenjongan, Budaya Jawa, R&D, Promosi Kuliner, Media Sosial |
| Subjects: | Humanities |
| Divisions: | School of Vocation > Diploma in English |
| Depositing User: | Oktavia Perpus Vokasi |
| Date Deposited: | 22 Sep 2025 03:23 |
| Last Modified: | 22 Sep 2025 03:23 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/38554 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
